Bapenda Kota Bogor, Lakukan Penjaringan Wajib Pajak Reklame

Bogor – bogorOnline.com
Untuk mengoptimalkan pendapatan di sektor pajak, beberapa terobosan terus dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor. Salah satunya dengan melakukan penjaringan wajib pajak dari para pengusaha reklame di Kota Bogor dengan sistem berbasis online yang memudahkan proses pembayaran pajak dari wajib pajak.
Lokasi yang dijadikan penjaringan wajib pajak diantaranya Mall Jambu Dua, di Jalan Warung Jambu, dilakukan penjaringan selama tiga hari. Pendataan pendaftaran reklame secara onlime, kerjasama antara Bapenda dengan DPMTPSP dan BJB.
Kabid penagihan dan pengendalian Bapenda, Hera Heryaningsing mengatakan, kegiatan yang dilakukan dengan penjaringan kepada wajib pajak, dimulai dari pendataan sampai menjadi wajib pajak, dengan sasaran obyek reklame reklame.
“Seluruh pemilik reklame yang belum menjadi wajib pajak dijaring untuk menjadi wajib pajak dan melakukan proses wajib pajak. Sistem pembayaran menggunakan sistem online, one day service. Kegiatan ini kerjasama Bapenda, DPMTPSP dan BJB, untuk memberikan kemudahan kepada para wajib pajak,” ucapnya.
Hera menjelaskan, untuk prosesnya, pendaftaran dan ijin IPR di DPMPTSP, penetapan SKPD di Bapenda dan pembayaran di Bank Jabar, semua proses menggunakam sistem online. Selama tiga hari dilakukan penjaringan,  sebanyak 220 reklame yang langsung mendaftar dan menjadi wajib pajak di lokasi.
“Hasil penjaringan sangat membantu pengusaha reklame, kemarin saja ada sekitar 220 reklame yang langsung terdaftar dan membayar pajaknya. Program ini dijalankan untuk membantu memudahkan para wajib pajak dalam proses pendaftaran dan membayar pajak,” jelasnya.
Setelah para pengusaha sudah menjadi wajib pajak, kedepannya mereka tinggal melakukan perpanjangan dan membayar pajaknya secara online. Dalam kegiatan itupun, ada sekitar 10 wajib pajak yang di pasangi sticker pengawasan karena belum melakukan proses pendaftaran dan pembayaran pajak.
“Hasil penjaringan ini sangat efektip membantu para wajib pajak, sehingga untuk mendapatkan ijin serta pembayaran pajaknya, tidak harus ke DPMPTSP, tetapi secara online sudah bisa langsung dilakukan. Dampak dari penjaringan diantaranya para pengusaha reklame langsung melakukan proses pendaftaran dan pembayaran pajak dilokasi,” pungkasnya. (Nai)

Comments