Cegah Campak Dan Rubella, Pemkab Bogor Kampanyekan Imunisasi

CIBINONG-

Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan peresmian dan pencanangan Kampanye Imunisasi Measles (campak) Rubella (MR) tingkat Kabupaten Bogor, yang dihadiri secara langsung oleh Bupati BogorNurhayanti yang bertempat di MTSN 3 Cibinong, pada Selasa (1/8).

Dalam sambutannya Bupati Bogor Nurhayanti mengatakan, bahwa program imunisasi campak rubella, akan menghindarkan anak-anak usia 9 bulan sampai 15 tahun di Kabupaten Bogor dari dampak campak negatif yang diakibatkan oleh virus campak dan rubella, akan tetapi juga berarto telah turut bersumbangsih mendukung komitmen Indonesia untuk  mengeliminasi penyakit campak dan rubella tahun 2020.

“Imunisasi merupakan cara yang paling efektif untuk memutus mata rantai penularan dan meningkatkan berbagai upaya pencegahan terhadap kemungkinan timbulnya kecacatan dan kematian akibat penyakit campak dan rubella,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa kampnya campak rubella mendapatkan tantangan yang cukup serius, terutama berkaitan dengan adanya isu kehalalan caksin yang digunakan dalam program imunisasi serta berbagai isu negatif lainnya tentang dampak imunisasi. Namun dengan meningkatnya peran dan dukungan lintas sektor serta kemajuan teknologi informasi yang mampu memberikan informasi yang benar, tepat dan cepat tentang imunisasi campak dan rubella.

“Tantangan tersebut  bisa teratasi dan mengizinkan anak-anaknya yang bersekolah di tingkat SD/Sederajat dan SMP/Sederajat untuk mendapatkan imunisasi campak dan rubella di sekolah pada bulan Agustus, serta membawa anak anak balita ke pos pos MR terdekat untuk mendapatkan imunisasi campak dan rubella pada bulan september mendatang secara gratis, sehingga target sasaran kampanye MR 95% lebih akan tercapai,” ujarnya.

Nurhayanti juga meminta kepada semua pihak yang terlibat dalam kampanye MR, termasuk aparatur  Pemerintah di semua tingkatan, para kepala sekolah, guru dan insan pendidikan, para tokoh masyarakat, alim ulama, Ketua RW dan RT, kader-kader kesehatan, serta tim penggerak PKK di semua tingkatan, untuk melaksanakan pendekatan persuasif melalui advokasi dan sosialisasi dalam rangka menggiring sasaran menuju Pos MR, baik di sekolah maupun di masyarakat mulai tanggal 1 Agustus sampai 30 September mendatang.

“Lakukan penyisiran secara seksama agar tidak ada sasaran yang terlewat,” harapnya.(Diskominfo/rul)

Comments