Kabid Amsohi Lakukan Cara Khusus, Tuntaskan Angka Melek Huruf

CIBINONG-

Kepala Bidang (Kabid) Pembinanan Pendidikan anak usia dini (PAUD) dan Non Formal pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Amsohi mengatakan, saat ini pihaknya terus berupaya sebisa mungkin untuk menuntaskan angka melek huruf di wilayah Bumi Tegar Beriman. Dengan melakukan pendekatan khusus kepada masyarakat yang belum bisa membaca dan menulis. Yang rata-rata mengalami buta aksara itu kebanyakan usianya sudah berumur 50 tahun keatas. Pendekatan yang dilakukan oleh pihaknya kepada warga tersebut salah satu contohnya adalah, dengan cara diajak menuliskan bahan-bahan cara membuat kue yang sudah dikenal oleh  mereka.

“Langkah tersebut terbukti efektif untuk mengajak para orang tua ujtuk terus belajar menulis. Lain halnya bila dilakukan dengan cara biasa, tentunya mereka canggung dan ada rasa malu,” kata Amsohi saat ditemui bogorOmline.com di kantornya.

Amsohi menambahkan, dirinya juga optimis pada 2018 angka melek huruf bisa tuntas, sabab saat ini saja sudah mencapai hampir 80 persen lebih sudah bisa  menulis dan membaca. Pengentasan itu juga sebagai salah satu penciri kabupatan termaju di Indonesia yang harus terselesaikan oleh pihaknya. Untuk masyarakat yang belum bisa menulis, kebannyakan berada di desa terpencil pada wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur. Maka dirinya berharap kepada semua pihak ikut memberikan dukungan supaya tidak ada lagi warga Kabupaten Bogor yang mengalami buta aksara. Karena tanpa adanya doa dan dukungan, tentunya sekaras apapun petugasnya lakukan dilapangan.

“Akan sulit sekali bisa terpenuhi dengan maksimal,” tambahnya.(rul)

Comments