FUI Bogor Raya Minta Pemkot Kedepankan Tabayun

Bogor – bogorOnline.com
Terkait polemik pembekuan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Masjid Imam Ahmad Bin Hambal, oleh Pemerinta Kota (Pemkot) Bogor. Dewan Suro Forum Umat Islam (FUI) Bogor Raya, Dr. Mukhtarom angkat bicara, pihaknya meminta kepada Bima Arya sebagai Walikota untuk menjadi mediator bagi kedua belah pihak yang tengah berseteru ini.
“Pemerintah harus terus melakukan Tabayun dengan kedua belah pihak, untuk kejelasan apa yang sebenarnya terjadi. Jadi bukan katanya dan katanya, ayo kita berdiskusi, karna Islam itu mengajarkan musyawarah dalam mengatasi sebuah masalah. Jika tidak menemukan titik temunya, Pemerintah harus mengambil keputusan. Pemerintah harus menjadi mediator yang baik, adil dan bijaksana,” ungkap Mukhtarom kepada wartawan, di Resto Gili-Gili, pada Senin (11/9/17).
Sementara itu, ketua FUI Bogor Raya, Hasri Harahap, menuturkan, banyak tersiar kabar, jika Masjid ini memiliki ajaran yang berbeda dan ekslusif, jika memang benar seperti itu, Pemerintah bisa segera untuk mengambil alih pengelolaan Masjid ini, seperti yang pernah terjadi di Bekasi.
 
“Semoga Pemerintah dapat memberikan solusi terbaiknya, salahsatunya dengan mengambil pengelolaan masjid Imam Ahmad bin Hanbal ini, kurang elok jika pemerintah melakukan penghentian pembangunan Masjid,” tandasnya. (Nai)

Comments