Lapas Pondok Rajeg Buat TPS, Untuk Penilaian Warga Binaan

CIBINONG-

Permudah dalam penilaian pemberian pengurangan masa menjalani pidana (Remisi), kepada warga binaan. Maka Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pondok Rajeg, Kelas II A Cibinong bentuk Tempat pemberhentian sementara (TPS).

Kepala Lapas (Kalapas) Pondok Rajeg Anak Agung Gde Krisna mengatakan, TPS tersebut nantinya digunakan sebelum warga binaan dan tahanan mengikuti kegiatan yang ada di Lapas. Artinya dari situ nanti akan muncul nilai yang sudah ditentukan dari program pembinaan yang sudah ditentukan oleh pihaknya. Besarnya meliputi kemandirian yaitu keterampilan mulai dari menjahit, mengelas dan komputer. Sedangkan kepribadian adalah kegiatan ibadah (Ke Agaman), pendidikan paket dan Pramuka.

“Dari berbagai macam kegiatan diatas yang diikuti oleh warga binaan. Nanti akan menjadi acuan pihaknya dalam menentukan skor untuk masuk kedalam penilaian Remisi dan juga harus tidak
tercatat dalam register pelanggaran,” kata
Krisna sapaan akrabnya saat ditemui bogorOnline.com di kantornya.

Krisna menambahkan, dalam mendapatkan nilai tersebut para narapidana (Napi) harus absen pada tempat pemberhentian sementara menggunakan sistem digital berupa sidik jari yang sudah direkam oleh pihaknya. Sehingga bisa terdata siiyapa saja yang sudah mengikuti kegiatan kemandirian dan kepribadian itu. Sehingga jelas ukuran ketetapan dalam berkelakuan baik bagi setiap warga binaan nantinya. Dengan begitu pihaknya juga berharap
mudah-mudahn secepatnya penerapan sistem ini bisa diaplikasikan dikarenakan saat ini masih dalam tahap persiapan.

“Maka kami juga harus sosialisasikan dahulu kepada napi agar tidak kaget dan semakin semangat mengikuti setiap kegiatan yang baik,” tuturnya.(rul)