Kemenkumham RI Apresiasi, Kantin Jempol Lapas Pondok Rajeg Cibinong

CIBINONG-

Mewakili Jawa Barat (Jabar) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pondok Rajeg Kelas II A Cibinong. Tampilkan Kantin Jempol di HUT Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI) 2017, Jakarta belum lama ini.

Kepala Lapas (Kalapas) Pondok Rajeg Anak Agung Gde Krisna mengatakan, adanya Kantin Jempol tersebut, amat disambut baik oleh Menteri
Kemenkumham Yasonna Laoly. Secara langsung hadir dalam giat tersebut, serta mencobanya dengan berbelanja mie dan jajanan coklat. Dukungan itu muncul sejalan dengan instruksi pimpinan yang mempunyai suatu apresiasi terhadap Kantin Jempol. Dikarenakan salah satu tujuan untuk implementasi bebas peredaran uang di Lapas. Karena dalam proses pembelian kantin tersebut menggunakan sistem digital. Yang diaplikasikan menggunakan sidik jari dari warga binaan. Dan seluruh warga binaan yang ada pada Lapas ini, sudah didaftarkan pada kantin. Sehingga bisa digunakan langsung oleh meraka sendiri.

“Ini bertujan mempermudah bagi warga binaan serta pihak keluarganya,” ujar Agung ketika di jumpai bogorOnline.com di meja kerjanya Jumat (13/10/17).

Agung menambahkan, dengan adanya kantin tersebut maka dirinya juga meminta kepada seluruh keluarga yang memliki kerabat di
Lapas Pondok Rajeg. Bila ingin memberikan uang tunai kepada warga binaan, silahkan transfer langsung melalui ATM (Anjungan Tunai Mandiri)
apa saja ke virtual kon milik warga binaan yang ada di Lapas. Dikarenakan sudah bekerja sama dengan salah satu bank. Sehingga dirinya juga bisa mencegah terjadinya transaksi secara langsung dengan Petugas, yang itu amat rawan Pungutan Liar alias Pungli. Maka dangan adanya teknologi ini juga perlu dukungan dari masyarakat. Sebab sangat mempermudah warga ketika ingin memberikan uang kepada napi. Terutama yang tinggal di daerah yang jauh dari wilayah Cibinong.

“Tinggal kirim dan bisa langsung digunakan untuk pembelian pada Kantin Jempol,” tambahnya.(rul)

Comments