DPRD Kabupaten Bogor Kembali Sidang Paripurna, Inilah Yang Dibahas

CIBINONG-

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor kembali menggelar sidang paripurna istimewa, bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Cibinong, pada Rabu (29/11). Sidang paripurna Istimewa dengan agenda persetujuan bersama DPRD Kabupaten Bogor dengan Kepala Daerah terhadap Raperda Kabupaten Bogor tentang penyertaan modal Pemerintah Daerah  pada PT. Bank Pembangunan Daerah Jabar Banten, TBK. dan PT. Lembaga Keuangan Mikro Bogor. Dalam kesempatan tersebut Bupati Bogor Nurhayanti menghadiri rapat paripurna tersebut.

Bupati Bogor mengatakan penyertaan modal kepada PT. Lembaga Keuangan Mikro Bogor perlu dilakukan, sejalan dengan terbitnya Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat nomor 7 tahun 2015 tentang perubahan bentuk badan hukum Perusahaan Daerah Perkreditan Kecamatan hasil konsolidasi atau merger menjadi perseroan terbatas lembaga keuangan mikro, serta dalam rangka pemberdayaan ekonomi mikro dan kecil di Kabupaten Bogor.

“komposisi saham Pemerintah Daerah adalah sebesar 60%  dan jumlah ini sampai dengan tahun anggaran 2016 belum terpenuhi, sehingga perlu dilakukan pemenuhan terhadap komposisi tersebut. tujuannya adalah untuk memperkuat struktur permodalan sehingga mampu mempertahankan eksistensi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta meningkatkan penerimaan daerah yang bersumber dari Badan Usaha Milik Daerah,”ujarnya.

Selain itu,menurut Nurhayanti penyertaan modal kepada kepada PT. Bank Pembangunan Daerah Jabar Banten, TBK. juga merupakan tambahan investasi daerah dalam rangka ekspansi bisnis dan pemenuhan capital adecuacy ratio (car) minimum, sehingga dapat mempertahankan struktur permodalan atau persentase kepemilikan Pemerintah Kabupaten Bogor.

“adapun keseluruhan penyertaan modal pemerintah daerah kepada badan usaha milik daerah adalah sebesar Rp. 35.325.000.000,00 yang merupakan penambahan dari penyertaan modal tahun-tahun sebelumnya, terdiri atas penambahan penyertaan modal kepada pt. bank pembangunan daerah jabar banten, tbk. sebesar Rp. 19.625.000.000,00 dan penambahan penyertaan modal kepada PT. Lembaga Keuangan Mikro Bogor sebesar Rp. 15.700.000.000,00.

Bupati Bogor juga mengungkapkan dengan dipenuhinya kewajiban Pemerintah Daerah dalam aspek penyertaan modal, tentunya hak Pemerintah Daerah atas bagian laba usaha menjadi kewajiban PT. Bank Pembangunan Daerah Jabar Banten, Tbk dan PT. Lembaga Keuangan Mikro Bogor.(Diskominfo/rul)

Comments