Mahasiswa Menilai Ade Yasin Nungki, Duet Maut Pilbup 2018

CIBINONG-
Keluarga Mahasiswa Peduli Bogor (KMPB) mewakili aspirasi kaum muda dan marjinal menyerukan kepada elite politik. Pemilik kursi berdasarkan hati nurani objektif dan kompetensi bukan politik transaksional. Untuk menghasilkan duet maut dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Yang akan menggebrak dengan kebijakan-kebijakan yang cerdas, inovatif dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Ketua KMPB Robby Faisal mengatakan, menyikapi hal diatas pihaknya yang mewakili aspirasi kaum muda yang berdomisili di Bogor, menaruh harapan besar kepada Calon Bupati (Cabup) dan Cawabup (Calon Wakil Bupati) Bogor yang kompeten, berkomitmen dan intelektual. Agar pembangunan menuju Kabupaten Termaju dapat berlanjut dan terwujud. Maka dirinya sudah melihat ada dua nama yang ideal menjadi duet maut memimpin Kabupaten Bogor, yaitu Ade Yasin dan Fitri Putra Nugraha (Nungki).

Sebab Ade Yasin ialah politikus perempuan yang memiliki rekam jejak yang baik dan bersih. Ditambah lagi berpengalaman memimpin organisasi sosial kemasyarakatan dan politik. Sekaligus sudah memahami urusan pemerintahan dengan pengalaman dua periode menjadi anggota DPRD. Sedangkan Nungki politikus muda yang punya pengalaman panjang di dunia politik. Putra Alm Agus Utara Effendi (mantan Bupati Bogor 2003-2008). Itu pernah dua kali jadi wakil rakyat di DPRD, pernah menjabat Ketua DPD Golkar 2007-2012 dan aktif di GM FKKPI, KNPI, serta berbagai organisasi lainnya.

“Kalau kedua politikus muda itu bersatu jadi Bupati dan Wabup, KMPB menyebutnya sebagai duet maut,” kata Robby yang biasa disapa Botol itu saat ditemui BogorOnline di Cibinong Senin (27/11/17).

Sambung Ketua Solidaritas Pemuda dan Mahasiswa Bogor atau SPMB Farid Abdul Mumin menambahkan, apa yang dilakukan teman-teman Mahasiswa saat ini bukan dalam rangka dukung-mendukung. Tetapi ini hasil kajian dan pendapat kalangan muda, setelah melakukan polling terbatas dan diskusi kalangan muda di enam Daerah Pemilihan (Dapil), yang ada pada Kabupaten Bogor. Ditambah kesimpulan dari hasil banyak pertemuan dan diskusi dengan kalangan aktivis Mahasiswa dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Maka Di dalam banyak pertemuan dan diskusi sejak empat bulan lalu itu, bannyak yang menyebut nama Ade Yasin dan Nungki acapkali paling sering muncul dan diharapkan dapat berduet.

“Guna memimpin Bumi Tegar Beriman kedepan,” tambahnya.(rul)

Comments