Begini Harapan Karyawan Faturahman untuk Pameran Ragam Pesona Kujang Padjajaran

bogorOnline.com
Ragam pesona kujang pusaka pajajaran yang akan digelar pada tanggal 29-30 Desember di Botani Square sudah menarik perhatian banyak kalangan. Wakil Bupati Bogor periode tahun 2008-2013 yang juga seorang budayawan, Karyawan Faturahman (Karfat) menyambut baik kegiatan ini dan memberikan dukungan dengan menyambangi rumah salah satu peserta pameran yang memiliki banyak koleksi pusaka, Roni Ramdani Sanghyang Naga di Pamoyanan, Kamis (14/12/17)
Pria kelahiran 13 Februari 1963 ini sengaja hadir setelah mendengar akan diadakannya pameran pusaka pajajaran yang bertajuk Ragam Pesona Kujang. Melalui silaturahim tersebut, pria yang akrab dipanggil Wawan Kusnun mengapresiasi kegiatan tersebut dan mendukung.
“Siapapun yang bicara budaya, saya dukung dan saya hadiri, kujang perlu kita perjuangkan sehingga diakui oleh dunia,” ujar Karfat.
Lanjut Karyawan, ia berharap pada kegiatan tersebut tidak hanya pameran kujang saja, melainkan ada seminar dari para ahli yang menjelaskan tentang kujang. Pria yang akrab dipanggil Karfat ini juga berharap seminar tersebut dapat menghasilkan sebuah rekomendasi yang menjelaskan tentang kujang yang sebelumnya memiliki beragam versi, kemudian hasil tersebut dapat didaftarkan kepada pihak terkait seperti kedinasan, pemerintah dan juga diakui dunia.
“Saat ini sedang ada upaya penguatan budaya nusantara dan kita harus dukung habis,” tambah Karfat.
Sambil melihat beragam kujang koleksi Roni Sanghyang Naga, Karfat menilai bahwa pameran kujang bukanlah bentuk uji kesaktian, namun sebagai bentuk apresiasi hasil karya leluhur yang sangat bermakna. Ia pun berharap semoga kegiatan ragam pesona kujang dapat menggugah nilai kesundaan, bahwa orangtua kita sejak dahulu sudah hidup dengan adat dan adab. Oleh karena itu, Wakil Bupati Bogor periode 2008-2013 ini mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dan menyaksikan ragam pesona kujang.
“Dengan ini, saya mengundang kepada siapapun bahwa kujang tidak ada di belahan dunia lain, dan hanya ada di tatar sunda, silahkan datang dan kenali apa yang menjadi ciri khas negara Indonesia,” tandasnya. (Nai)