Pasangan Lansia Hidup Di Gubuk Yang Nyaris Ambruk

RUMPIN – Pasangan Lansia, Roif (75) dan Manah (70) hidup dalam kondisi memprihatinkan. Diusianya yang sudah senja, pasangan yang tinggal di RT 04/05, Kampung Gunung Cabe, Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin ini, hanya hidup berdua di gubuk rombeng yang nyaris ambruk.

Keluarga Roif, hidup di bawah garis kemiskinan. Ia tidak punya pekerjaan tetap untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. “Saya ini kadang makan sehari besoknya tidak,” ujarnya.

Roif dan Manah menikah sejak 60 tahun yang lalu. Keluarga ini tidak mendapat keturunan untuk meneruskan silsilah keluarga. Roif harus banting tulang untuk memenuhi kebutuhan keluarga kecilnya. Namun, diusianya yang tidak muda lagi, Roif sudah tidak sekuat dulu. Ia hanya mengandalkan hasil kebun di pekarangan rumahnya.

Rumah Roif kini sudah sangat reot, karena ia tidak mampu untuk memperbaiki kerusakan. Untuk itu, ia berharap pemerintah memberikan bantuan program rehabilitasi rumah tidak layak huni.

NYARIS AMBRUK : Kondisi dalam rumah Roif yang sangat memprihatinkan

NYARIS AMBRUK : Tampak Luar rumah Roif yang nyaris ambruk

Menanggapi hal itu, aktivis Bogor Barat Uun meminta pemerintah lebih peka dan serius dalam menuntaskan kemiskinan di bumi tegar beriman. “Saya sangat  berharap  pemerintah lebih peka dan peduli terhadap kemiskinan yang dialami warga Kabupaten Bogor,” tegasnya.

Secara terpisah, Kasi Ekbang Kecamatan Rumpin, Nurbaeni mengutarakan, bahwa saat ini untuk program rutilahu untuk di Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin kuotanya sudah habis. “Baru ada tahun 2019 yang akan datang, ”Singkatnya. (MUL)