RZ Totalitas Berpihak Kepada Masyarakat Tidak Mampu

Achmad Ru’yat Tampung Keluhan Soal Kemiskinan

bogorOnline.com

Hari pertama kampanye, calon Wali Kota Bogor Achmad Ru’yat melakukan kegiatan disejumlah lokasi di wilayah Kecamatan Bogor Tengah dan Bogor Timur. Kegiatan blusukan langsung menemui warga menjadi agenda utama kampanye paslon nomor 1 ini. Diawali dengan menemui para warga di Kampung Panaragan, Kelurahan Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah. Achmad Ru’yat menerima berbagai keluhan keluhan dan masukan menyangkut berbagai permasalahan tentang Kota Bogor.

Kegiatan blusukan dilanjutkan dengan berkeliling di kawasan Kampung Babakan Fakultas, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah. Disana Ru’yat melihat banyak persoalan warga yang harus ditangani, diantaranya menyangkut minimnya gaji honorer guru ngaji madrasah diniyah taksmiliyah. Ada juga persoalan pembangunan jalan layang untuk kepentingan bisnis komersial sebuah apartemen, sehingga banyak rumah rumah warga yang terkena dampak. Mayoritas soal keluhan warga menyangkut masalah kemiskinan. Kegiatan kampanye diakhiri dengan menemui warga di wilayah Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur.

“Kita fokus dan totalitas berpihak kepada masyarakat tidak mampu terkait masalag kemiskinan. Ternyata banyak keluhan warga soal kemiskinan yang memang harus segera mendapatkan penanganan dan solusi terbaik bagi warga,” kata Achmad Ru’yat disela blusukan di Tegallega, Senin (19/2/18).

Terkait masalah kemiskinan, dimana masih banyak Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang belum mendapatkan perhatian bantuan dari pemerintah daerah Kota Bogor, sehingga volume untuk RTLH harus ditingkatkan dan tepat sasaran. Jadi jangan sampai dana RTLH tidak tepat sasaran dalam realisasinya, karena banyak warga yang mengeluhkan. Bukan itu saja, dana aspirasi dewan juga bisa dikonsultasikan agar bisa dianggarkan untuk RTLH, bukan hanya untuk fisik pembangunan saja.

“Soal kemiskinan juga banyak warga mengadukan soal PKH agar tepat sasaran karena banyak laporan warga miskin tidak mendapatkan PKH. Kita sudah banyak menerima keluhan warga menyangkut bidang kemiskinan, dan salah satu program kami adalah penanganan dan penuntasan kemiskinan di Kota Bogor,” jelas Ru’yat.

Politisi PKS ini menuturkan, ada juga warga di Kampung Babakan Fakultas yang mengeluhkan adanya pembangunan jalan layang untuk kepentingan bisnis komersial sebuah apartemen. Padahal dulu menurut Ru’yat, sekitar tahun 2000, banyak tanah sewa milik Pemkot Bogor bisa dimiliki oleh masyarakat. Ada tanah seluas 20 meter atau 50 meter bisa dimiliki oleh masyarakat Kota Bogor, dan tanah sewa itu sangat membantu warga. Tetapi ternyata saat ini banyak tanah sewa yang beralih fungsi menjadi lokasi bisnis komersial.

“Sejumlah lokasi lahan milik warga di Babakan Fakultas itu banyak tanah sewa yang terkena dampak bangunan apartemen, sehingga warga keluar dari kampung itu karena bangunannya dibeli pihak apartemen. Banyak warga yang akhirnya terusir oleh kepentingan bisnis komersial, ada pondok pesantren yang terganggu, sehingga warga sudah tidak mendapatkan kenyamanan,” jelasnya.

Ru’yat menambahkan, Kota Bogor kedepan harus memberikan kenyamanan bagi seluruh warganya. Apapun kepentingan bisnis komersialnya, kenyamanan warga harus diutamakan.

“Kenyamanan itu penting bagi warga, termasuk bagi birokrat ketika melaksanakan tugas kinerjanya. Kota Bogor kedepan harus maju kotanya dan nyaman bagi warganya. Kami paslon nomor satu akan mewujudkan harapan itu semua,” ungkapnya. (Nai/ist)