Hasil Survei Charta Politika Untuk Pilwalkot Bogor 2018

Bima – Dedie Memiliki Elektabilitas Tertinggi

bogorOnline.com

Lembaga Survei Charta Politika merilis hasil survei preferensi politik masyarakat Kota Bogor menjelang pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bogor 2018.

Pada hasil survei tersebut, elektabilitas pasangan nomor urut 3, Bima Arya – Dedi Rachim (Badra) unggul diantara tiga paslon lainnya, yakni Ahmad Ruyat – Zaenul Mutaqin diurutan ke dua, Edgar Suratman – Sefwelly urutan ketiga dan Dadang Danubrata – Sugeng Teguh Santoso diurutan terakhir.

Hal itu berdasarkan pengumpulan data yang dilakukan Charta Politika pada 1-5 Maret 2018 melalui wawancara tatap muka dengan jumlah 400 responden yang tersebar di enam kecamatan Kota Bogor.

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya mengatakan, hasil survei tersebut karena masyarakat Kota Bogor merasa puas atas kinerja yang dilakukan Pemerintah Kota Bogor dibawah kepemimpinan Bima Arya dan Usmar Hariman, sehingga masih menginginkan Bima untuk jadi walikota periode kedua.

“Ada beberapa faktor yang membuat elektabilitas Bima besar. Pertama, terkait kinerja Bima Arya selama jadi Walikota dimana Bima bersama Usmar dinilai sukses membangun kota dengan renovasi taman kota, sehingga masyarakat merasa puas dengan tingkat kepuasan di angka 62,5% dan diangka 59,0 persen menginginkan Bima terpilih kembali,” kata Yunarto saat memaparkan hasil survei elektabilitas Paslon kepada wartawan di Hotel Royal Pajajaran, Kota Bogor, Rabu (11/4/18).

Ia juga menambahkan, suara masyarakat Kota Bogor ketika ditanya akan memilih siapa bila pilwalkot dilakukan pada 5 Maret 2018. Kata dia, masyarakat masih memilih Bima dengan calon wakilnya Dedi Rachim. Sehingga elektabilitas Bima – Dedie masih tertinggi diantara paslon lain, yaitu diangka 61,0%.

“Hasil survei kami, pasangan Bima – Dedie unggul di semua kecamatan dan paling terbanyak di Kecamatan Bogor Selatan dengan angka 72,0%. Namun, semua itu masih banyak PR yang harus dibenahi jikalau Bima – Dedie terpilih menjadi walikota dan wakil walikota, karena berdasarkan data yang kami terima, masyarakat masih menginginkan kesejahteraan, diantaranya lapangan pekerjaan dan harga kebutuhan pokok, sembako,” tandasnya.

Sementara itu, menanggapi hasil survei yang di rilis oleh charta politika, Bima Arya menegaskan, hasil survei tersebut akan menjadi salah satu rujukan kami untuk terus turun menyapa warga.

“Terimakasih kepada seluruh tim dan relawan yang telah turut bekerja turun ke warga untuk mensosialisasikan program saya bersama Kang Dedie dari rumah ke rumah, kampung dan kampung,” pungkasnya. (Nai/ist)