LPPM Unpam Pamulang Tanamkan Kesadaran Pendidikan di Masyarakat Desa

RUMPIN – Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Pamulang (Unpam) menggelar penyuluhan kepelosok Desa untuk menanamkan pendidikan yang berkarakter ke masyarakat luas. Kegiatan ini selain menjalankan program wajib LPPM juga merupakan Tridarma dosen dan bertujuan meningkatkan perekonomian di masyarakat desa.

Program yang sedang di alankan ini melibatkan dosen Fakultas Manajemen Ekonomi dan yang menjadi narasumber antara lain, Gunartin, pemateri motivasi, Cornelia,.pemateri kewirausahaan/peningkatan ekonomi, Angga pemateri pentingnya pendidikan karakter, Nyoman sebagai fasilitator dan Arga/Denok sebagai koordinator acara. Kegiatan penyuluhan digelar  di aula kantor Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Kegiatan yang di gelar satu bulan dua kali ini juga akan di laksanakan di setiap Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia. “Kita sudah melaksanakan di Tangerang Selatan (Tangsel), Kabupaten Lebak dan Jogja guna membangun pendidikan yang berkarakter di masyarakat Indonesia,” kata Arga, kepada bogoronline.com, di Rumpin Selasa 23/04/2018.

Sementara Ketua PKM Unpam, Erlita Kurniawaty mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya untuk membangun motivasi serta peningkatkan ekonomi di masyarakat Desa Sukamulya Kecamatan Rumpin. “Banyaknya potensi alam yang ada di wilayah Kecamatan Rumpin ini, sebetulnya sangat berlimpah, tapi ternyata sumber daya manusianya belum mampu maksimal untuk pengelolaannya,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut Erlita, LPPM Unpam tergerak hati untuk bagaimana meningkatkan taraf hidup masyarakat yang tinggal di Rumpin ini. “Harusnya ada peningkatan taraf hidup melalui pengelolaan sumber daya alam yang ada, kita bisa bisa dari peningkatan SDM, kesadaran pendidikan, karena di sini yang saya lihat pendidikannya yang sangat kurang, “ungkap Erlita.

Menurut Erlita, hal itu berdampak pada banyaknya pasangan usia yang melakukan pernikahan di usianya yang masih dini. Masalah sosial ini kemudian menimbulkan masalah-masalah baru. “Pendidikan dianggap kurang bermanaat, dan akhirnya banyak anak usia sekolah tidak bisa melanjutkan kejenjang pendidikan yang lebih tinggi atau sarjana. Kalau pendidikannya kurang itu menjadi cikal bakal SDM tidak berkualitas serta kemampuan tidak ada,” katanya.

Erlita sungguh sangat menyayangkan, wiayah Rumpin ini selain banyak potensi alamnya melimpah tidak mensejahterakan masyarakatnya. Apalagi, secara geografis Rumpin sangat strategia karena menjadi perbatasan dengan wilayah perkotaan yang berkembang pesat seperti BSD City di Tangerang dan dekat ke Jakarta. “Kami siap memberikan pembinaan yang bersifat berkesinambunan untuk menjalan kewirawa usahaan di masyarakat, “jelasnya.

Erlita juga menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk berbagi ilmu pengetahuan kepada masyarakat, tentang bagaimana mereka bisa untuk membangun diri mereka masing – masing serta memotivasi mereka bisa berubah. “Pertama sebagai individu, kedua sebagai bagian dari lapisan masyarakat mereka bisa membangun daerahnya masing,,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, kepala Desa Sukamulya Suganda mengatakan, dengan hadirnya  penyuluhan dari Unpam ini diharapkan membangun motivasi dan ekonomi di masyarakat khususnya Desa Sukamulya. “Seluruh RT dan RW yang hadir dalam kegiatan ini juga mendapatkan ilmu yang lebih meningkat dan bisa  memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang lebih baik lagi,” pungkasnya. (MUL)

Comments