Ojol dan Opang Nyaris Bentrok di Parungpanjang

PARUNGPANJANG – Pengemudi ojek online (Ojol) dengan ojek pangkalan (Opang) di wilayah Kecamatan parungpanjang, nyaris saja bentrok. Beruntung aparat kepolisian bertindak sigap dan menengahi kesalahpahaman tersebut.

Menurut keterangan warga sekitar, peristiwa berawal saat tiga orang pengemudi ojol sedang berhenti dan minum kopi di sebuah warung dan terlibat cekcok dengan Opang tepatnya di Jalan Sayuti Desa Parungpanjang, Kecamatan Parungpanjang, sekitar pukul 21.00 WIB.

“Tiga orang pengemudi Ojol sedang duduk dan ngopi di sebuah warung yang tidak jauh dari pangkalan pengemudi Opang, lalu ada salah seorang pengemudi Opang yang melintas dan merasa tidak senang melihat kerumunan Ojol yang dikiranya mulai mangkal di dekat pangkalan Opang,” ujar Ifan (30) warga Desa Parungpanjang kepada wartawan, Kamis (24/05/2018).

Dia menuturkan, mungkin karena merasa tidak senang melihat hal itu, pengemudi Opang tersebut memberi tahu teman – temannya. Sontak pengemudi Opang yang lebih dari 20 orang berdatangan dan menghampiri tiga orang Ojol yang sedang ngopi di warung tersebut.

“Sempat ribut dan adu mulut, bahkan sepeda motor Ojol juga ada yang menendang. Maklum namanya juga masa banyak hampir semua pengemudi Opang turun menggerudug, tak lama kemudian sekitar 20 orang Ojol juga berdatangan ke lokasi.l,” katanya.

Mendapat informasi adanya kesalahfahaman tersebut, jajaran Polsek Parungpanjang langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Pihak kepolisian langsung melakukan mediasi dengan kedua belah pihak.

“Percekcokan antara Ojol dengan Opang itu diduga karena ada kesalahfahaman soal tempat pangkalan,”ujar Iptu Irwan Kanit Reskrim Polsek Parungpanjang.

Dia mengatakan sebelumnya ada kesepakatan bahwa ojol tidak boleh mangkal di sekitaran pasar Parungpanjang dan stasiun KA Parungpanjang. “Tapi sudah kondusif. Sudah ada musyawarah antara Opang dan Ojol.” jelas Iptu Irwan Alexander, kepada¬†bogoronline.com, melalui pesan whatsapp. (MUL)

Comments