PDAM Kuras Pipa dan Pasang TAHU

bogorOnline.com

Gangguan pasokan air bersih PDAM Kota Bogor tiba-tiba terjadi di awal-awal Ramadan 1439 H. Debit air baku dari Intake Ciherang Pondok tidak stabil sehigga level Reservoir Pajajaran dan Cipaku turun tidak dalam posisi optimal. Akibatnya, pelanggan yang tinggal di daerah tinggi dan ujung tidak mendapat pasokan normal.

Lalu apa yang dilakukan PDAM?. Sekretaris PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Rinda Lilianti menjelaskan gangguan pengaliran di sejumlah wilayah zona 3 dan 4 disebabkan penurunan debit air baku di Intake Ciherang Pondok yang akan diolah di IPA Dekeng.

“Hasil pengamatan kami di intake Ciherang Pondok menunjukan ada kecenderungan debit air baku yang masuk ke intake tidak berkurang. Kita menduga ada pendangkalan di bak prasedimentasi Intake Ciherang Pondok atau di (jalur) pipa (transmisi),” ujar Rinda, Jum’at (18/5/18).

Direksi, ujar Rinda, lantas memerintahkan jajaran di Sub Bagian Sumber untuk mengeruk material di bak prasedimentasi Intake Ciherang Pondok. Bukan hanya itu, jalur pipa transmisi air baku dari Intake Ciherang Pondok ke IPA Dekeng pun dibersihkan oleh petugas Sub Bagian Pengaliran dan Jaringan.

“Pembersihkan bak prasedimentasi dan pipa transmisi ini dilakukan untuk meningkatkan debit air baku yang akan diolah di IPA Dekeng dan IPA Cipaku. Harapannya, kapasitas Reservoir Pajajaran, Merdeka dan Cipaku kembali pada kondisi semestinya,” ujar mantan Kepala Bagian Produksi PDAM Kota Bogor itu.

Sepanjang Jumat, petugas menguras (wash out/WO) pipa transmisi air baku dari Intake Ciherang Pondok ke IPA Dekeng sepanjang 6 kilometer. Pembersihan pipa HDPE dan steel diameter 1000 mm tersebut dilakukan di WO Jembatan Cikereteg, Pesantren Ciomas dan Stasiun Ciomas.

Selain menguras pipa transmisi, petugas terus mencari pipa bocor atau tersebut pada pipa distribusi jalur Reservoir Cipaku hingga Bubulak. Hingga Jumat sore, titip kebocoran atau penyumbatan pada pipa tersebut belum ditemukan.

“Kita cari terus sampai ketemu. Memang butuh waktu, karena mencari titik bocor atau penyumbatan di jalur pipa yang ramai lalu lintas kendaraan tidak mudah,” kata Rinda.

Untuk mengakomodir kebutuhan air bersih warga Bubulak, PDAM sedang memasang dua unit Tangki Air Hidrant Umum (TAHU) di RT 2 RW 4 dan RW 3 dekat kantor Kelularan Bubulak.

“(TAHU) Sudah terpasang. Dan dioperasikan hingga gangguan pengaliran di wilayah itu teratasi,” jelas Rinda. (Ist)