WARGA PARUNGPANJANG DIMINTA WASPADA MARAKNYA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR

PARUNGPANJANG – Akibat maraknya aksi pencurian kendaraan sepeda motor (curanmor) di wilayah Kecamatan Parungpanjang, warga masyarakat di wilayah barat laut Kabupaten Bogor dan berbatasan dengan Kabupaten Tanggerang ini, dihimbau untuk lebih waspada.

Pasalnya, meski jajaran Polsek Parungpanjang sudah melakukan berbagai operasi atau rajia gabungan serta melakuian penyelidikan dan pengembangan terhadap para pelaku jaringan curanmor, namun belum membuahkan hasil yang signifikan.

Berdasarkan data yang di himpun awak media ini, dalam satu bulan terakhir, para pelaku curanmor berhasil menggondol dua unit kendaraan sepeda motor di wilayah Kecamatan Parungpanjang.

Seperti yang diutarakan Ari (42) warga Desa Kabasiran yang mengaku harus kehilangan sepeda motor merk Honda Vario nopol F 2417 FAM yang tengah terparkir di halaman rumahnya. “Saat itu saya baru pulang dari pasar, cuma 15 menit ditinggal masuk kedalam rumah, sepeda motor saya sudah tidak ada di pelataran,” ungkapnya kepada awak media ini, Senin (16/7/2018).

Sementara di tempat lainnya, sebuah aksi pencurian sepeda motor terekam kamera tersembunyi (CCTV) di lapangan sepak bola futsal Desa Parungpanjang. Para pelaku yang terlihat di CCTV berjumlah dua orang dan berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor nomor polisi B 6994 GAU yang tengah terparkir di area tersebut.

Dikonfirmasi hal ini, Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Parungpanjang Iptu Irwan Alexander membenarkankan adanya info aksi pencurian kendaraan bermotor tersebut. Menurutnya, jajaran Polsek Parungpanjang sudah memberi himbauan melalui Babhinkamtibmas kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati untuk menjaga harta bendanya tersebut.

“Polisi juga bekerjasama dengan seluruh masyarakat agar bisa menangkap pelaku curanmor. Namun kami menghimbau masyarakat juga harus meningkatkan  penjagaan di poskamling tingkat desa di wilayahnya masing-masing,” tututrnya.

Irwan menambahkan, polisi juga rutin menggelar razia gabungan guna menyasar kendaraan bermotor yang tidak memiliki bukti surat-surat kendaraan. “Polisi juga menyasar yang diduga penadah barang curian agar bisa melakukan penyelidikan hingga pengembangan ke para pelaku dan pemetik curanmor di wilayah hukum Polsek Parungpanjan,” pungkasnya. (MUL)