Bikin Resah, Aksi Geng Motor di Gerbang Perumda TP Terekam CCTV

BOGORONLINE.com – Geng motor kembali berulah dan meresahkan warga Kota Bogor. Kali ini, aksi sejumlah pengendara motor yang mengejar pengendara lain hingga terjatuh di depan kantor Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, terekam CCTV yang ada di lokasi.

Diketahui peristiwa itu terjadi pada Minggu (13/11/2022) sekitar pukul 04.35 WIB. Sejauh ini, pihak berwajib belum dapat mengidentifikasi para pelaku. Namun diduga pengendara motor yang melakukan pengejaran itu datang dari arah Jalan Suryakencana (Surken).

“Ya, jadi kami belum bisa pastikan kelompok mana. Arahnya mereka datang dari Suryakencana dan kembalinya juga ke arah sana juga (Surken),” kata Kapolsek Bogor Timur Kompol Hida Tjahjono kepada wartawan, Senin (14/11/2022).

Pihaknya juga belum bisa memastikan sejumlah pengendara motor tersebut terpumpun di kelompok mana. Meski mereka datang dan kembali ke arah yang sama, Jalan Surken.

“Kami belum bisa berspekulasi mereka kelompok mana. Tapi, dia berangkat dari arah Surken, dan baliknya pun dia melawan arus melalui Siliwangi dan Gang Aut. Dugaanya sementaranya kelompok sana. Mungkin nongkrongnya juga di situ,” tuturnya.

Hida menjelaskan, bahwa pihaknya telah melakukan upaya dengan patroli di wilayah Bogor Timur dari malam sampai dini hari, bahkan berkeliling hingga pagi hari.

“Upaya patroli sudah. Apalagi malam Minggu, Jumat malam Sabtu sampai pagi kami turun. Patroli mah sudah setiap hari bahkan ada tim Kujang yang mobile di malam hari,” kata Hida.

Terpisah, salah seorang petugas keamanan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Deni Topan mengungkapkan, kejadian diduga aksi geng motor itu terjadi sekira pukul 04.35 WIB.

Pada saat itu, dirinya beserta anggota regu 2 sekuriti tengah berjaga, dikejutkan dengan suara jatuhnya motor di depan gerbang kantor Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.

“Ya, tiba-tiba terdengar motor jatuh, taunya ada orang jatuh dari motor dan langsung masuk ke kantor kami. Setelah dilihat ternyata karena dikejar oleh gerombolan geng motor. Lalu kami dengan sigap langsung menutup gerbang dan geng motor itu menghacurkan motor mio korban dengan menggunakan senjata tajam,” katanya.

Setelah itu, lanjut Deni, tak lama kemudian sejumlah pengendara motor tersebut dibubarkan oleh polisi yang tengah patroli menggunakan motor. Dalam kejadian kemarin itu, imbuhnya, tidak ada korban jiwa.

“Kondisi korban yang dua orang satu luka akibat jatuh dari motor, satu orang lagi tidak ada luka. Mereka diamankan di pos sekuriti sampai menunggu situasi aman dan kondusif. Setelah itu kedua korban dipersilahkan pulang,” katanya

Ia mengungkapkan, dirinya sempat menanyakan maksud dan tujuan kepada ketiga pemuda yang berboncengan pakai motor Mio tersebut.

“Waktu diinterogasi mereka sedang melintas di Batutulis arah pulang dari rumah saudaranya di Sukasari. Mereka juga tidak membawa identitas karena statusnya masih pelajar,” tuturnya. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *