Citeureup – bogoronline.com – Berniat mengabadikan gambar seorang warga yang tengah kesurupan saat menyaksikan panggung kemerdekaan, Wartawan Bogor, Asep, di intimidasi oleh beberapa panitia HUT RI ke-71, Sabtu (27/8) malam.
Hiburan kemerdekaan RI ke-71 yang berlangsung di Kampung Jembatan Dua RW 07 Kelurahan Karangasem Barat, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor tersebut sempat terhenti lantaran seorang warga berinisial J mengalami kesurupan roh halus.
Saat itu, naluri Asep sebagai jurnalis secara spontan hendak membidikkan kamera ke arah kejadian, namun tiba-tiba beberapa panitia sontak memarahi Asep. “Jangan di foto, nanti malu. Ini kampung kami, mengerti tidak !,” ucap Asep menirukan suara seorang panitia acara yang menghardik.
Tidak hanya di caci maki, Asep pun mendapat perlakuan kasar dari salah satu panitia yang menarik baju. Mendapat perlakuan itu, Asep merasa dihalang-halangi saat melaksanakan tugas jurnalis. “Saya tidak terima dan akan menempuh jalur hukum. Sebab tugas Jurnalis dilindungi Undang Nomor 40 Tahun 1999,” katanya.
Saat dihubungi, Minggu (28/8), Kapolsek Citeureup Akp Ahmad Faisal Pasaribu meminta kepada Babinkamtibmas setempat untuk menempuh langkah penyelesaian secara kekeluargaan, “Namun, jika tidak ada titik temu silahkan proses sesuai hukum,” singkatnya. (die)





