BogorOnline.com, WASHINGTON- Tiga Bulan sebelum Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat, November mendatang, Presiden Barack Obama menyerukan warga untuk memilih calon presiden (capres) dari partai Demokrat, Hillary Clinton. Obama menilai, jika rakyat AS tidak menggunakan hak suaranya, maka itu sama dengan mendukung Donald Trump.
Menurutnya, Trump ‘tidak memenuhi syarat’ untuk menjadi presiden. “Jika Anda tidak memilih, itu sebuah suara untuk Trump,” ujar Obama mengenai Trump yang menjadi capres partai Republik, seperti dilansir kantor beritaAFP, Kamis (29/9/2016).
“Jika Anda memilih kandidat partai ketiga yang tidak punya peluang untuk menang, itu berarti suara untuk Trump,” imbuh Obama mengenai penantang lainnya, Gary Johnson dan kandidat Partai Hijau, Jill Stein.
“Warisan saya ada pada kartu suara. Anda tahu, semua pekerjaan yang telah kita lakukan dalam delapan tahun lebih ini ada pada kartu suara,” tutur Obama mencoba menggerakkan para pemilih yang memilihnya selama dua periode.
“Trump tidak memenuhi syarat,” cetus Obama. “Dia tidak mengerjakan PR-nya, tidak tahu fakta-fakta dasar yang kita harus tahu jika Anda akan menjadi presiden AS,” imbuh Obama dalam wawancara radio di Steve Harvey Morning Show yang disiarkan Rabu, 28 September waktu setempat. (Cex/Det)





