Ditinggal Beli Bubur, Harta Ludes Dikuras Maling

CILEUNGSI- Rumah milik Saepudin (35) adik dari Anggota DPRD Kabupaten Bogor dibobol maling, Sabtu (24/12) malan. Uang serta perhiasan emas jutaan rupiah raib. Anjing pelacak pun dikerahkan untuk mencari jejak sang maling.

Rumah Saepudin berdiri Kampung Gandoang RT01/RW10, Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Rumahnya disatroni maling kala ia pergi keluar rumah sejenak untuk membeli makanan.

“Saat itu pada Sabtu malam sekitar pukul 19.00 WIB, saya pergi ke warung untuk membeli bubur ayam, sekitar pukul 21.00 WIB, saya baru kembali kerumah, pas saya masuk terlihat rumah berantakan, seluruh pakaian yang ada di lemari ada di lantai dalam kondisi acak-acakan, menyadari ada orang yang masuk lalu saya periksa seluruh kondisi rumah,” kata Saepudin kepada BogorOnline.com, Minggu (25/12).

Saepudin menunjukkan tempat barang-barang yang hilang

Ia lalu memeriksa pintu rumah dan jendela, tampak jendela samping rumah ada bekas congkelan dan diduga maling masuk dari jendela samping lalu menyantroni seluruh isi rumah.

“Maling tersebut diduga masuk lewat jendela samping rumah dan mencari barang berharga yang ada di lemari, uang sekitar tujuh ratus ribuan dan emas 36 gram, hilang dari tempatnya melihat hal tersebut lalu saya laporkan ke kakak saya, yang melanjutkannya ke Polsek Cileungsi,” jelasnya

Adik kandung, Rudi Sabana Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Nasdem ini menduga, pelaku leboh dari dua orang masuk ke pekarangan rumah dengan mengunakan sepeda motor.

“Sempat ada yang liat ada tiga orang laki-laki mengenakan sepeda motor masuk ke pekarangan rumah, diduga para pelaku sudah mengintai sejak saya ada di rumah terus pas saya pergi mungkin masuk, soalnya kejadianya begitu cepat, untuk mengungkap kasus ini tadi juga dikerahkan anjing pelacak dari Polisi Satwa Cikeas,” tukasnya.

Sementara itu, Kapolsek Cileungsi, AKP Jaka Mulayana membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar ada adik dari Anggota DPRD Kabupaten Bogor mengalami pencurian dengan kekerasan, adapun kasus ini sedang dalam lidik petugas kami, kami telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi saksi, untuk mengungkap kasus ini,” katanya. (ed)