Bogoronline.com, Cibinong – Pungli masih menjadi masalah yang menodai citra pemerintah dalam melayani masyarakat. Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Kukuh Sriwidodo meminta agar upaya pemberantasan pungli ini diakukan secara serius. Ia mengibaratkan berburu pungli harus seperti berburu “pokemon”.
“pungli ini harus dikejar, bahkan ke kolong mejapun harus dikejar. Seperti kita mengejar Pokemon,” ujarnya, merujuk permainan online yang sedang gandrung ditengah kehidupa masyarakat.
Kukuh mengatakan hal itu, ditengah diskusi bersama komisi I DPRD Kabupaten Bogor dengan tema Pemberantasan pungli dalam rangka mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Menurut dia, tanpa sikap ngotot dari penegak hukum, praktik pungli akan tetap terjadi. Bahkan, kata dia, praktik pungli sudah dianggap sebagai sebuah hal yang dimaklumi dalam pelayanan birokrasi. “Pungli ini kejahatan laten yang bersifat kronis. Wujudnya tidak kelihatan, tapi baunya tercium,” katanya
Pungli, lanjut Kukuh dianggap sebuah upaya untuk mempermudah atau mempercepat pelayanan publik. Sayangnya, kata Kukuh, pengawasan internal yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Bogor tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh. “kita harapkan dari Inspektorat, tapi sebagaimana kita tahu. Inspekturnya sering datang terlambat,” sindirnya (ful)





