Kota Bogor – bogorOnline.com
Setelah Benninu Argoebie terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor untuk periode 2016-2020, menggantikan Basuki yang telah menahkodai wadah cabang olahraga (cabor) selama dua periode, tanpa menunggu waktu lama, dirinya langsung mengambil langkah-langkah strategis seperti melakukan perampingan anggota pengurus, serta menambah dua bidang baru.
Benn (sapaan akrab) mengungkapkan, pihaknya berkomitmen untuk menuai kesuksesan dalam pembinaan dan kemajuan prestasi olahraga di Kota Bogor. Penambahan dua bidang baru tersebut sangatlah penting, selain untuk menunjang sarana prasarana olahraga, khusus bidang sport intelijen akan mendata, mengalisa, mengevaluasi menjadi bahan masukan keputusan KONI.
“Sesuai AD/ART terbaru kedua bidang baru yang sebelumnya tidak ada itu terdiri dari bidang mobilisasi sumber daya dan sport intelijen, sekarang olahraga bukan lagi bagaimana nanti pasti menang atau dewi fortuna menaungi lalu menang, tidak bisa. Tapi, sekarang siapa persiapan nya paling siap dan memang punya track record menang, itulah yang menang,” ungkap Benn.
Benn memaparkan, menurutnya agak sulit ketika berbicara olahraga, misalnya pada olahraga renang atau Lari, pencapaian waktu yang kurang tiga detik saja dibandingkan dengan atlit daerah lain, itu untuk dapat mengimbangi bahkan melampaui nya, dibutuhkan waktu latihan yang cukup lama, mungkin bisa memakan waktu satu tahun latihan.
“Jadi kedepan kita akan melakukan sport intelijen dan sport science,” paparnya.
Dilain sisi, Benn melakukan perampingan kepengurusan. Dari yang sebelumnya 68 orang sekarang menjadi 40 orang dengan komposisi 60 persen pengurus baru dan 40 persen pengurus lama.
“Format komposisi kepengurusan KONI sekarang ini memperhatikan dari pengurus cabor, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor serta dari profesional. Perampingan agar kepengurusan lebih efektif dan efisien,” urainya.
Benn menambahkan, pihaknya akan terus mengevelausi serta memonitor peran dan fungsi masing-masing kepengurusan, selama empat bulan kedepan. Ketika dinilai tidak aktif maka kepengurusan akan langsung diganti.
“Para pengurus tadi pun sudah menandatangani pakta integritas untuk bersedia aktif dan bersedia digantikan apabila tidak aktif,” pungkasnya.(bunai)





