Bogoronline.com, Parungpanjang- Pengerjaan renovasi bangunan Puskesmas Parungpanjang mulai mendapatkan keluhan warga. Pasalnya, banyak pasien yang notabene warga di kecamatan tersebut, terutama yang harusnya mendapatkan rawat inap menjadi terganggu dan tidak terlayani. diduga Penyebab utamanya adalah lambatnya proses pengerjaan pembangunan Puskesmas Parungpanjang. “hingga saat ini sepertinya tak kunjung selesai. Hampir semua ruangan belum beres, termasuk ruang poliklinik dan ruang rawat inap. Liat aja mas kesana, semua ruangan masih belum apa – apa. Padahal jangka waktu akhir pengerjaan hanya tinggal beberapa minggu lagi,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya, kepada wartawan Minggu (4/12/2016).
“padahal, sudah berjalan hampir lima bulan lalu,” imbuhnya.
Proyek renovasi Puskesmas mulai sikerjakan terhitung sejak SPMK pertanggal 9 Agustus 2016. Sedangkan pemenang tender ialah PT. Timbang Cipta Kencana, dengan besaran anggaran dana senilai Rp. 3.354.884.000.
Semenjak pembangunan berlangsung, pelayanan rawat inap menjadi tidak ada. “Seharusnya Pemerintah Kabupaten Bogor, cepat tanggap dengan lambatnya pembangunan ini. Kasihan warga yang membutuhkan rawat inap.” keluhnya.
Ternyata keluhan bukan hanya datang dari masyarakat. hal senada juga di ungkapkan Kasubag Tata Usaha UPT Puskesmas Parungpanjang Muhammad Soleh. “pengerjaan renovasi pembangunan Puskesmas yang sangat lambat, kini banyak sekali pertanyaan dan keluhan warga, terutama keluarga pasien yang dirawat kepada saya,”ucapnya kepada wartawan.
Menurutnya, saat ini progres pembangunan baru mencapai sekitar 60 persen. Sedangkan waktu hari kerja, hanya tinggal beberapa minggu saja.
Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Egi Gunadhi Wibhawa mengatakan, akan segera memanggil Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor terkait molornya pengerjaan renovasi puskesmas tersebut. “Kami akan minta penjelasan dari mereka, mengapa pembangunan puskesmas saat ini sangat lambat,” tegasnya, (mul).





