Gunung putri – bogoronline.com – Keberadaan PSK di jalan raya menuju pintu tol Pojok gunung putri Desa Gunung putri kecamatan gunung putri kabupaten bogor yang mangkal di warung – warung roko dengan sasaran supir truk yang parkir di jalan tersebut kian hari kian marak bahkan jumlahnya semakin banyak.
Seperti yang di tuturkan Rahmat (50) warga ia mengatakan pada bogoronline akhir – alhir ini PSK di tol pojok Semakin banyak saja, tidak tau mereka pindahan dari mana bahkan mangkal sampai dibihari.
‘ setiap malam kadang ada 4 sampai 6 orang dan kalau malam minggu bisa mencapai belasan orang, saya ga tau mereka pindahan dari mana” katanya
Warung – warung roko dan kopi yang ada di pinggir jalan di jadikan tempat mangkal para psk dan semak belukar pinggir situ gunung putri dan bangunan kosong dijadikan tempat transaksi sexsual.
” para psk sering mangkal di warung rokok dan kopi, mereka mencari sasaran para sopir yang istirahat sebelum masuk tol, trus kalau berbuatnya kadang di bangunan kosong, kadang juga di semak belukar, ada juga yang di dalam mobil” katanya
Ia mrnambahkan, Karena kesal saat memeregoki mereka di bangunan kosong yang di pagar seng, seng nya saya lempar batu lalu roboh dan mereka berdua kocar kacir” pungkasnya
Sementara itu Ren (30) salah seorang PSK yang sedang mangkal di pinggir jalan tol pojok saat di kompirmasi bogoronline ia mengatakan dirinya baru di ajak temannya jadi PSK di lokasi tesebut.
” saya baru mas disini, belum ada sebulan, nanti lagi ya mas maaf” singkatnya dan meninggalkan bogoronlibe, lalu masuk ke sebuah mobil truk gandeng yang banyak terparkir di jalan menuju pintu tol pojok gunung putri tersebut.
Warga menuding maraknya psk yang mangkal di jalan pintu tol pojok tersebut karena ada pembiaran dari petugas pada kendaraan yang parkir sebelum masuk tol, sedangkan di pinggiran jalan tersebut terpasang rambu lalu lintas larangan berhenti (E.jagat)





