Dibawah Terik Matahari PMII Kota Bogor, Bela Petani

Kota Bogor-bogorOnline.com

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Ibn Khaldun Cabang Kota Bogor menggelar aksi solidaritas terkait masalah lahan pertanian di Area Tugu Kujang Bogor.

Dalam aksinya para aktivis pergerakan juga menyoroti peran pemerintah yang terkesan acuh atas konflik agraria terlebih konflik yang menimpa para petani. Padahal pemerintah Jokowi kemaren sempat berjanji akan menyediakan Kurang lebih 3 juta hektar bagi para petani Indonesia.

Koordinator Aksi Iqbal Afgani menjelaskan, bahwa banyak petani-petani kita saat ini mulai kehilangan mata pencaharian mereka. Sebab hilangnya pekerjaan mereka adalah karna sudah tidak adalagi sawah untuk mereka tanami.

“Kemarin di Majalengka para petani digusur untuk pembangun Bandara Internasional Jawa Barat, dan baru-baru ini kembali lagi petani petani di Gunung Kendeng yang menjadi korban keberpihakan pemerintah kepada kaum kapitalis,”teriaknya.

Dibawah terik panas matahari, puluhan aktivis tersebut membawa poster dan spanduk berisi tuntutan. Spanduk besar bertuliskan ‘Aksi Solidaritas untuk Kendeng’ tersebut juga dibentangkan, sementara Ketua Komisariat Univ Ibn Khaldun dalam orasinya mengatakan bahwa aksi kali ini adalah bentuk pengingat untuk pemerintah atas nawa cita yang sepertinya sudah mulai terlupakan.
“Kami ingin jangan sampai nawa cita yang sering di janjikan Jokowi menjadi duka cita bagi warga Indonesia”ujarnya Jumat (24/3/17).

Dalam aksi itu aktivis PMII menuntut keras agar pemerintahan mencabut proyek perizinan operasi perusahaan-perusahaan yang merusak alam dan menyusahkan para petani.

“Sungguh ironis, di satu pihak pemerintah Republik Indonesia menggembar-gemborkan itikad menjadi resolusi sejati dari krisis perubahan iklim dan hilangnya keragaman hayati, namun mereka juga enggan menuntaskan kasus hukum yang menjerat para pengusaha” pungkasnya.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *