PARUNGPANJANG – Tingginya angka kematian akibat kecelakaan yang melibatkan truk tambang di jalan Raya Parungpanjang-Bunar membuat masyarakat di perbatasan daerah Provinsi Jawa Barat dan Banten tersebut mulai habis kesabaran. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil diminta segera turun memberikan solusi.
“Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil harus segera mengambil tindakan tegas terhadap kondisi yang ada di Parungpanjang ini, karena dalam waktu satu bulan ini saja sudah ada 3 kali kecelakaan dan mengakibatkan banyak korban meninggal dunia,” ujarnya.
Kecelakaan pertama, sebuah truk tronton terguling menimpa sebuah angkot yang sedang menunggu penumpang di ruas jalan tersebut, tepatnya di Desa Argapura, dekat dengan pondok pesantren darunnajah Cipining,. Empat orang meninggal di dalam angkot yang tertimpa truk bermuatan batu split berbobot tak kurang dari 40 ton. Dua orang lainnya kritis dan mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Kejadian berikutnya, tabrak lari yang melibatkan truk tronton di perbatasan antara Parungpanjang dengan Kabupaten Tangerang dengan korban pengendara sepeda motor. Dan kejadian yang terakhir seorang pengendara tewas tergilas truk tambang di ruas jalan yang sama, tepatny di Desa Lumpang, Kecamatan Parungpanjang.
“Ini sangat menyedihkan dan masyarakat sudah sangat marah,” katanya.
Egi meminta Ridwan Kamil segera meninjau lokasi dan melakukan penataan jalur transportasi, terutama untuk mengatur arus angkutan tambang yang membawa material dari arah Cigudeg ke Tangerang. “Gubernur harus segera memberikan solusi, karena jalur ini kan jalan propinsi,” katanya.
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dalam kesempatan terpisah berjanji akan segera turun ke Parungpanjang untuk menjawab keluhan masyarakat perbatasan Jawa Barat tersebut. “Saya akan turun ke Parungpanjang dalam waktu dekat,” kata Ridwan Kamil di akun facebooknya.
Janji tersebut sekaligus menjawab, keluhan dari akun rizko_assarusawal yang menulis, “sebulan terakhir lakalantas berujung mati sudah 7 orang. Butuh berapa orang lagi nih baru Pemerintrah Bogor turun tangan menyelesaikan masalah di parungpanjang??? 10, 20, 30 apa seratus orang lagi. Pengen sabar udah kelewat batas nih” katanya (*)
WARGA MULAI MARAH, EGI GW MINTA RIDWAN KAMIL TURUN KE PARUNGPANJANG





