Kota Bogor – bogorOnline.com
DPD KNPI Kota Bogor menyelenggarakan Gebyar Sumpah Pemuda (GSP) ke-91. GSP yang resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor Eko Prabowo dan Kepala Dinas Pendidikan Fahrudin ini akan berlangsung mulai 22 Oktober sampai 10 November 2019 di Indoor A GOR Pajajaran.
Ketua DPD KNPI Kota Bogor, Bagus Maulana mengatakan, GSP 91 yang memasuki agenda ketiga ini sengaja dikemas berbeda dari tahun sebelumnya. Selain diisi dengan berbagai kegiatan, juga GSP 2019 ini yang terakhir di masa bakti DPD KNPI periode 2017-2020.
“GSP tahun ini kita sengaja ingin berbeda dengan banyaknya rangkaian kegiatan, karena pada tahun 2020 mendatang DPD KNPI sudah lebih konsentrasi kepada Musyawarah Daerah (Musda) Kota Bogor untuk memilih kepengurusan terbaru,” kata Bagus.
Dalam GSP 91 ini lomba yang dipertandingkan meliputi futsal antar Organisasi Kepemudaan (OKP) dan SD, SMP se-Bogor Raya. Selain itu, pertandingan basket tingkat SMP dan SMA, Fun Bike, olahraga tradisional, diskusi santai bersama Muspida dan Three X Three Basket serta LKBB (lomba ketangkasan baris berbaris)
“Pertandingan fustal sendiri setidaknya diikuti oleh 32 OKP. Sedangkan tingkat SD dan SMP masing-masing 30 tim. Untuk perlombaan lainnya seperti basket terdata setelah dibukanya pendaftaran,” urai Bagus.
Bagus berharap momentum GSP 91 menjadi sebuah contoh dalam mengedukasi masyarakat sebagai pelaksanakan adanya narasi besar, yaitu Sumpah Pemuda pada 1928.
“Indonesia dari tahun 1928 sudah bisa bersatu. Jadi jangan sampai sudah berpuluh-puluh tahun, sudah 91 tahun Indonesia masih sulit dipersatukan dan masih bisa diganggu oleh perpecahan. Karena persatuan Indonesia sudah ada dari tahun 1928 yang digagas serta diinisiasi oleh para pemuda dengan membuat narasi besar yaitu Sumpah Pemuda,” paparnya.
Ditempat yang sama, Kadispora Kota Bogor, Eko Prabowo menyambut baik sekaligus mengapresiasi GSP ke-91 yang diselenggarakan DPD KNPI Kota Bogor. GSP 91, kata Eko merupakan kali ketiga yang diikuti olehnya selama memimpin Dispora Kota Bogor.
“Ya, saya apresiasi sekali. Setiap tahunnya selalu ada nilai tambah dan inovasi dari DPD KNPI untuk merekatkan urusan kepemudaan di Kota Bogor. Kita di Dispora, satu sisi Tut Wuri Handayani dalam mengisi GSP ini,” tutur Eko.
Eko melanjutkan bahwa futsal memang selalu menjadi olahraga andalan dalam kegiatan di kepemudaan dengan tujuan utama adalah silaturahmi antar OKP dan banyak potensi atlet juga dari OKP.
Dalam kesempatan ini, Eko mengungkapkan bahwa Kota Bogor punya hajat besar untuk mewujudkan kota layak pemuda. Dan tahun ini, kepemudaan sudah dinaungi oleh peraturan daerah sehingga menjadi salah satu poin yang bernilai bagus untuk meraih sebagai kota layak pemuda.
“Nah, ini tidak bisa diwujudkan oleh Dispora sendiri. Salah satunya dengan keaktifan organisasi dari kepemudaan seperti KNPI, karena ada syarat yang harus dipenuhi misal mandiri, aktif, sehat dan sebagainya,” ungkap Eko.
Oleh karenanya, Eko mengajak pemuda sebagai harapan bangsa untuk sama-sama mewujudkan khususnya Kota Bogor yang lebih baik, umumnya Indonesia lebih maju dan sejahtera kedepannya.
“Mari kita bersama-sama dengan pemuda untuk mewujudkan Kota Bogor menjadi lebih baik kedepan, mewujudkan Indonesia maju dan sejahtera dengan adanya pemuda pemuda yang inovatif, mandiri, kompetitif, sehat dan lainnya,” tandasnya. (HRS)





