RUMPIN – bogorOnline.com
Reses Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Bogor masa persidangan tahun 2019-2020 dapil pemilihan V, dibanjiri aspirasi infrastruktur jalur kusus tambang. Kegiatan reses tersebut digelar di Aula Kantor Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor, pada Kamis (19/12/2019).
Aspirasi masyarakat itu, selain tentang pelayanan kesehatan, Pendidikan dan infrastruktur pertanian. Namun pembahasan yang menonjol adalah pembangunan infrastruktur jalan angkutan hasil ekploitasi pertambangan yang berdampak buruk bagi masyarakat.
“Kalau di Rumpin ini, kaitan dengan masalah jalan, ada yang pro dan kontra, karena di sini wilayah tambang, tapi solusinya harus ada keberanian dari Pemerintah Daerah, untuk supaya mempunyai mobil besar. Bagaimana mobilnya kalau colt diesel, karena beratnya hanya sekian ton saja, kapasitas jalan di kita memang segitu, jadi agar tidak cepat rusak,” ungkap Permadi Dalung, Anggota DPRD Kabupaten Bogor.
Permadi mengatakan, kalau saya inginnya, untuk mengatasi permasalan tersebut kelas jalannya ditingkatkan, menjadi jalan Nasional. Kalau jalan kabupaten ini tidak mampu, menahan beban mobilitas kendaraan besar, kita naikan menjadi jalan Nasional.
“Tapi kewenangan jalan bukan hannya ada di Pemerintah Kabupaten, tapi jalan ini ada kewengan Provinsi, kalau masyarakat Taunya, kami ingin jalan bagus, padahal kami DPRD adanya di Kabupaten,” kata dia.
Permadi menambahkan, pembangun jalan khusus jalur tambang, sekarang ini soal Jalan tambang sudah dikaji oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Detailed Engineering Design (DED) sudah ada tinggal proses pembebasan lahan jalan tambangnya.
“Tapi itu saya tidak tahu taknisnya, yang pasti jalan tambang harus jadi, kalau tidak jalan yang ada diperlebar atau diperbagus lagi, karena di wilayah ini banyak masyarakat yang penghasilannya dari situ,” tandasnya.
Pantauan bogoronlune.com, anggota DPRD Kabupaten Bogor dapil pemilihan V yang menggelar reses tersebut diantaranya, Ahmad Pusni, Sarni, Sastra Winara, Dadeng Wahyudi, Aan Triana, Halim Yohanes, M. Leo Hanato, Permadi Dalung, Daeng Nuhdiana dan Nurodhin. (Mul)





