BOGORONLINE.com, Tanah Sareal – Kantor Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Bogor terus melakukan pembenahan untuk memberikan pelayanan publik ke arah yang lebih baik. Layanan pertanahan yang semula akrab dengan konvensional kini berubah drastis menerapkan sistem digitalisasi. Seperti pada layanan elektronik hak tanggungan dan zona nilai tanah.
Dengan layanan itu, masyarakat sebagai pengguna layanan tidak perlu lagi datang ke kantor ATR/BPN, cukup dengan mengakses secara elektronik. Terobosan lainnya, kantor ATR/BPN juga meluncurkan layanan pengaduan elektronik bagi masyarakat melalui aplikasi Simpanah.
Kepala Kantor ATR/BPN Kota Bogor, Ery Juliani Pasoreh mengatakan, perbaikan pelayanan publik di kantornya memang diwajibkan memiliki standar pelayanan publik sesuai peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), walaupun secara umum di ATR/BPN sudah ada standar prosedur operasi pelayanan.
“Untuk mendapatkan masukan dalam penyusunan standar pelayanan publik, kita melibatkan sejumlah steakholder, seperti akademis, tokoh masyarakat termasuk pers untuk diperbaiki kedepannya,” kata Ery didampingi Kasubag Tata Usaha, Budiyarsih, Jumat (13/3/2020).
Peningkatan kualitas pelayanan publik yang dilakukan kantor ATR/BPN ini juga untuk membangun zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Tahun ini, lanjut Ery, kantor ATR/BPN Kota Bogor tengah bersiap diri menuju WBK dan kemudian WBBM.
“Di Jawa Barat ada tiga kantor ATR/BPN yang sekarang diajukan untuk meraih predikat WBK, yaitu Kota Cirebon, Kota Cimahi dan Kota Bogor. Nantinya ini dibuktikan oleh survei eksternal dari Menpan RB dan BPS. Dan survei eksternal sedang berjalan,” imbuh Ery.
Wanita berhijab itu juga menambahkan, untuk memudahkan pelayanan publik yang dibutuhkan masyarakat, pihaknya juga bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bogor membuka layanan pertanahan di Mal Pelayanan Publik (MPP) atau Grha Tiyasa yang berada di Lippo Plaza Keboen Raya. Ada berbagai jenis layanan yang sama dengan seperti di kantor ATR/BPN yang dapat diakses oleh masyarakat.
“Selain di MPP, ada juga pelayanan jemput bola Rabu Keliling dengan menggunakan mobil Larasita mendatangi kelurahan setiap dua minggu sekali. Kedepan, untuk membuka informasi tentang pertanahan kepada kaum milenial, kita ada program BPN go to Campus,” tandasnya. (Hrs)





