Bansos Tahap Dua Mulai Disalurkan di Bogor Selatan

Headline, Kota Bogor1.9K views

BOGORONLINE.com, Bogor Selatan – Paket bantuan sosial (bansos) tahap dua dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai disalurkan kepada warga terdampak pandemi Covid-19 di Kota Bogor, seperti salahsatunya di Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan.

Ada 1.068 paket sembako berisikan beras, telur, gula pasir, minyak goreng, terigu, ikan kemasan kaleng dan vitamin serta uang tunai Rp150 ribu yang disalurkan pada Jum’at (12/6/2020). Penyaluran bansos dibagi di tiga lokasi, yakni kantor kelurahan, SDN Pamoyanan 2 dan Masjid Taklim Pamula.

“Saya bagi tiga lokasi agar tidak terjadi kerumunan dan untuk memudahkan dalam penyaluran bansos. Di lokasi pertama ada 404 paket, kedua 384 paket, dan ketiga 280 paket,” kata Lurah Pamoyanan, Ali Firdaus.

Selain itu, ia juga menganjurkan bagi mereka yang mengambil bansos menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak aman dan mencuci tangan pakai sabun.

Kata Ali, secara keseluruhan di wilayahnya terdata ada 2.483 keluarga penerima bansos baik yang bersumber dari pemerintah pusat, provinsi dan daerah Kota Bogor. Namun dari jumlah tersebut sebagian belum mendapatkan bansos masih dalam proses verifikasi.

“Totalnya ada 2.483. Sekarang juga masih berlangsung verifikasi sudah diserahkan ke RT RW, dari 1.044 telah terverifikasi sekitar 300 sehingga sisanya 700 sekian yang belum mendapatkan bantuan terdampak Covid-19 di luar data Salur. Mudah-mudahan ini terus berkurang,” ungkapnya.

Di luar bansos bersumber dari pemerintah, Ali mengatakan, ada beberapa yang mendapat perluasan bantuan akibat Covid-19 di wilayahnya, seperti dari donatur melalui program Jaga Asa atau Jaringan Keluarga Asuh Kota.

“Untuk Jaga Asa memang ada beberapa penilaian penerima program ini. Sejauh ini baru ada lima keluarga yang menerima bantuan Jaga Asa,” tandasnya.

Paket bansos tahap dua dari Pemprov Jabar di Kelurahan Mulyaharja akan disalurkan lusa selama dua di dua lokasi, yakni kantor kelurahan dan SDN Cibeureum 1. Ada 2.285 paket bansos yang akan disalurkan kepada warga terdampak pandemi Covid-19.

“Untuk penyaluran bansos non DTKS ini dilaksanakan dua hari, Minggu (13/6) dan Senin (14/6) karena memang Mulyaharja terbanyak di Bogor Selatan. Jumlahnya dari 2.311 setelah diverifikasi menjadi 2.285 Kepala Keluarga (KK),” kata Lurah Mulyaharja, Hasan Sutisna.

Hasan melanjutkan, sesuai hasil musyawarah bersama para RW, pihaknya telah membuat jadwal untuk pengambilan bansos nanti. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan di dua lokasi tersebut.

“Hasil musyawarah dengan RW itu diatur waktunya, misal untuk RW01, 02 dan 03 datangnya jam berapa, begitu selanjutnya untuk RW lain di jam berikutnya,” jelas dia.

Selain itu, Hasan juga mengatur untuk pengambilan bansos diusahakan tanpa pendampingan atau seorang diri. Mereka atau anggota keluarga yang mengantar dipersilahkan untuk menunggu di tempat yang telah disediakan tak jauh dari lokasi penyaluran.

“Yang mengambil bansos khusus penerima yang terdata saja. Tapi bagi yang berhalangan hadir dikarenakan sakit dapat diwakilkan dengan membawa surat kuasa dari kelurahan,” imbuh Hasan.

Dalam pelaksanaan nanti juga, ia menegaskan tetap harus mengikuti anjuran protokol kesehatan. Bahkan, lokasi penyaluran bansos sebelum dan sesudahnya akan dilakukan penyemprotan disinfektan.

“Jadi pas masuk (lokasi) itu di atur, jaga jaraknya, dicek suhu dan diminta mencuci tangan pakai sabun. Untuk antisipasi yang tidak bawa masker ada beberapa kita persiapkan, tapi rata-rata warga datang ke sini pakai masker,” katanya.

Pada masa PSBB transisi saat ini, pihaknya mengaku terus melakukan pengawasan ketat kepada warga terutama pendatang baru, ketika keluar rumah harus menggunakan masker, selalu menjaga jarak dan kebersihan dengan cara rajin mencuci tangan.

“Sekarang ini kan toko dan warung sudah mulai buka, jadi kita mengantisipasi, menitikberatkan dengan memperketat wilayah terutama bagi pendatang baru, apalagi Mulyaharja kembali masuk zona merah,” pungkasnya. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *