by

Banyak Terima Keluhan Kenaikan Listrik, Komisi III Gelar Rapat Kerja dengan PLN

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Mendapatkan banyak keluhan masyarakat tentang naiknya tagihan listrik, Komisi III DPRD Kota Bogor telah memanggil PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) UP 3 Bogor akhir pekan lalu. Hasilnya, pihak PLN harus bisa mensosialisasikan perihal penghitungan karena tidak ada kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) prabayar (token) ataupun pasca bayar.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil mengatakan, pihaknya mendapatkan banyak keluhan masyarakat, terlebih di masa pandemi Covid-19 ini tentang kenaikan pembayaran rekening listrik. Karena itu, Komisi III DPRD Kota Bogor memanggil pihak PLN.

“Kami gelar rapat kerja dengan PLN UP 3 Bogor. Ternyata tidak ada kenaikan tarif listrik prabayar (token) ataupun pasca bayar. Tetapi diharapkan PT. PLN meningkatkan upaya sosilisasi kepada masyarakat luas, sehingga informasi sedetail mungkin bisa sampai dengan utuh ke masyarakat dan semoga pelayanan ke depan semakin lebih baik,” ungkapnya kepada wartawan pada Senin (13/7/2020).

Sementara itu, lanjut pria yang akrab disapa Adit ini, pada pembahasan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Bogor, PT. PLN UP 3 Bogor memberikan penjelasan bahwa MoU (Memorandum of Understanding) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor update setiap priode dua tahun.

“Secara total di masa pandemi PT. PLN menglami penurunan pendapatan sebesar sembilan persen. Pelanggan PLN di Kota Bogor 309.000 dengan 90 persen adalah kategori rumah tangga. Bisnis Kecil dan menengah 5,4 l6 dan 1,5 persen kategori sosial,” tambah politisi PKS itu.

PT. PLN diwakili oleh Manajer UP 3 Bogor, Gunawan mengatakan, pemerintah dalam masa pandemi Covid-19 ini memberikan pemberian subsidi kepada pelanggan dengan kriteria 450 VA gratis selama bulan April sampai September, 950 VA atau R1 mendapat subsidi 50 persen dari pemerintah.

“Di luar tipe pengguna tersebut tidak termasuk dalam pemberian subsidi oleh pemerintah. Bagi pelanggan yang masuk kategori dan ternyata menggunakan token, akan mendapatkan token gratis dengan menginput nomer token di web PLN atau bisa ke nomor whatsapp PLN (08122123123),” ungkap Gunawan.

Gunawan menjelaskan, tidak ada kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL), yang ada adalah estimasi dari PT. PLN selama masa pandemi atau tiga bulan dikarenakan petugas pencatat meteran tidak bisa menjalankan tugasnya, maka dalam membaca meteran di KwH dirata-ratakan selama tiga bulan. Kemudian karena adanya sebagian besar masyarakat menjalani Work From Home (WFH) atau di dalam rumah sehingga pengguna listrik lebih banyak.

“Tetapi apabila masyarakat yang mengalami lonjakan secara tidak normal bisa melakukan pengaduan ke kantor PLN terdekat dengan membawa bukti-bukti ke kantor,” jelasnya. (*/Hrs)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed