BOGORONLINE.com – Upaya sebagian besar DPD Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia di Jawa Barat untuk melakukan gerakan mandiri rupanya tidak membuat Sekjen DPW PGM Indonesia Jawa Barat, Dede Syamsul Anwar, SH, MH kepincut untuk mendorong gagasan itu.
“Saya tidak tertarik,” ungkap Dede saat dihubungi, Jum’at (19/3/2021).
Dede menegaskan, siapapun pihak yang ingin melakukan perjuangan terhadap nasib guru madrasah sebaiknya berani berkiprah dan memunculkan programnya dalam kepengurusan DPW PGM Indonesia Jawa Barat di masa mendatang.
“Saat ini DPW PGM indonesia Jawa Barat akan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-4 pada 3-4 April 2021 mendatang di Kota Bogor. Mereka yang siap berjuang, punya program, nyata dapat melakukan gerakan perubahan, silahkan mengajukan diri sebagai bakal calon ketua (DPW PGM Indonesia, red) di Jawa Barat,” tegasnya.
Ia juga menuturkan, Muswil digelar untuk menilai laporan pertanggungjawaban pengurus, menyusun program kerja, memilih ketua umum dan melakukan penetapan keputusan sesuai kebutuhan organisasi. Karenanya, ia berharap agar upaya dan cita-cita perjuangan para guru madrasah dititipkan melalui Muswil.
“Jadi, saya berharap agar anggota PGM Indonesia di Jawa Barat dapat memaksimalkan arena Muswil. Gagasan program bisa disampaikan disana. Pesan saya, tidak perlu masing-masing berjalan, sekaligus juga berani untuk mengajukan diri. Hak itu dijamin,” tambahnya.
Walau demikian, Dede menyepakati upaya sebagian besar DPD PGM di Jawa Barat yang menginginkan peningkatan peran wadah guru madrasah yang berinduk di Kementrian Agama ini.
“Saya tidak menyebut gerakan dan program yang dimiliki rekan-rekan itu sesuatu yang salah atau ilegal. Saya melihat ada niat baik. Tetapi alangkah lebih baiknya jika energi itu dinyatakan dalam forum Muswil. Jika kinerja DPW dinilai kurang, silahkan dikoreksi atau maju sekalian sebagai bakal calon ketua,” ungkap Ketua Steering Commite (SC) Muswil IV DPW PGM Indonesia Jawa Barat ini.
Untuk diketahui, Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PGM Indonesia Jawa Barat yang akan digelar pada 3-4 April 2021 mendatang itu, akan diikuti oleh 26 perwakilan pengurus DPD di Jawa Barat. Belum ada konfirmasi soal nama dalam bursa calon Ketua Umum DPW PGM Jawa Barat.

Ketua Organizing Commite (OC) Muswil IV DPW PGM Jawa Barat, Irfan Widia Rahmat, S.Fil, I menjelaskan tak ada proses pencalonan, verifikasi dan kampanye.
“Hak mencalonkan bisa terjadi di Hari H pelaksanaaan Muswil. Sehingga panitia pelaksana tidak perlu membuat tahapan proses pencalonan, verifikasi atau kampanye. Kami hanya menyiapkan fasilitas Muswil untuk kepentingan mekanisme dan tata tertib musyawarah,” papar Irfan.
Irfan menambahkan, terkait musyawarah di masa pandemi, Muswil akan dilakukan dengan pola hybrid.
“Ya, gabungan antara online dengan offline. Teknisnya sedang kami siapkan,” tambahnya. Selain itu, pembatasan kerumunan, jarak dan protokol kesehatan lainnya akan dijalankan Irfan untuk mencegah penyebaran mata rantai Covid-19 saat pelaksanaan Muswil. (*)





