DPUPR Integrasikan Perencanaan Teknis Pembangunan Lewat Aplikasi Interaksi DGIS

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor meluncurkan inovasi aplikasi integrasi, kolaborasi, akselerasi drone dan GIS atau disingkat Interaksi DGIS.

Acara peluncuran yang dihadiri Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim ini sekaligus sosialisasi kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang Pasabean Sri Baduga, kompleks Balaikota, Kota Bogor, Rabu (19/5/2021).

Kepala Seksi Tata Ruang dan Jasa Kontruksi pada DPUPR, Latif Priyadi mengatakan, aplikasi ini dibuat untuk mengintegrasikan kegiatan antara bidang pekerjaan umum, dan penataan ruang. Tak hanya internal DPUPR, aplikasi ini juga akan mengintegrasikan kegiatan di OPD lainnya.

“Inovasi ini kita inisiasi juga untuk mengintegrasikan secara keseluruhan, sesuai pesan pak wakil tadi harus berkolaborasi. Jadi bukan hanya diterapkan di DPUPR tapi di Disperumkim, misalnya,” kata Latif.

Lebih lanjut dijelaskan olehnya, secara infrastruktur inovasi ini sudah lengkap, seperti studio dan alat penunjang berupa drone untuk pengambilan data yang digunakan untuk perencanaan teknis suatu kegiatan.

Contohnya, kata Latif, dalam perencanaan teknis untuk pembangunan jalan. Data yang diambil untuk ditampilkan dalam aplikasi tersebut, seperti topografi, kontur tanah dan lainnya.

Adapun perencanaan teknis pembangunan jalan yang sudah terdata, adalah Jalan Bogor Inner Ring Road (BIRR), Otto Iskandardinata, Suryakencana dan RE Martadinata.

“Kedepan mungkin bisa dikembangkan (pemanfaatan aplikasi) ke arah pelaksanaan maupun pengawasan kegiatan. Misalnya, untuk progres pembangunan atau evaluasi monitoring kegiatan,” imbuhnya.

Dalam sosialisasi, Latif mengungkapkan, bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sudah memberikan masukan akan mengintegrasikan dengan rute pengangkutan sampah dan tempat pengolahan sampah (TPS).

Kemudian, Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) dapat memanfaatkan untuk ruang terbuka hijau dan prasarana utilitas umum (PSU), serta Perumda Tirta Pakuan untuk melihat jaringan pipa.

“Mudah-mudahan pengembangan kedepan bisa lebih baik lagi,” tandasnya. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *