BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Melonjaknya kasus positif Covid-19 di Kota Bogor baru-baru ini, membuat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, menambah ketersediaan tempat tidur bagi pasien Covid-19.
Direktur Utama RSUD Kota Bogor dr Ilham Chaidir mengatakan, Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur bagi pasien Covid-19 di RSUD Kota Bogor saat ini sudah sekitar 75 persen.
buy prelone online https://azimsolutions.com/wp-content/themes/wellness/inc/php/prelone.html no prescription
Untuk menyikapi hal itu, pihaknya akan menambah tempat tidur pasien Covid-19 sebanyak 138 bed. Disamping itu keinginan menambah jumlah ruang perawatan ICU untuk pasien Covid-19 dari yang ada berjumlah 10 unit.
“Tapi kita perlu menambah lagi, berdasarkan bertahap peralatannya. Terutama High Flow Nasal Cannula (HFNC), alat bantu mendorong oksigen. Nah itu sudah kita ajukan surat ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes), mudah-mudahan kita dapat bantuan,” kata dr Ilham kepada awak media, Jum’at (18/7/2021).
Menurutnya, penambahan ruang ICU juga berdampak pada penambahan alat-alat lain seperti ventilator, monitor, alat infus spam dan lainnya. “Ini yang kita siapkan. Kita usulkan karena memang saya lihat jumlah ICU mesti ditingkatkan. Karena kan belum lagi ICU untuk pasien umum non-Covid,” ungkapnya.
Secara total, RSUD Kota Bogor mempunyai 26 ruang ICU yang 10 diantaranya untuk Covid-19. Dengan rencana penambahan ICU, kata dia, juga berdampak pada tenaga kesehatannya.
Sebab perawat ICU tidak sama dengan umum, di mana perawat ICU perlu sertifikasi khusus. RSUD Kota Bogor juga sudah merekrut nakes eks RS Lapangan sebanyak 15 orang.
Terpisah, Wakil Direktur Perencanaan, SDM dan Pengembangan Bisnis RSUD Kota Bogor dr Heryman mengatakan, pasien Covid-19 di RSUD Kota Bogor terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir hingga saat ini menebus angka 100 orang.
“Hari-hari ini naik terus, bertambah 10 pasien. Mudah-mudahan ini tidak bertambah terus. Itu harapan kami,” ucap dr Heryman.
Selain memaksimalkan ketersediaan tempat tidur bagi pasien Covid-19, pihaknya berkaitan hal ini juga akan mengupayakan penambahan ICU pasien Covid dari 10 unit menjadi 12 unit.
“Intinya kita jangan sampai BOR melewati batas 85 persen menurut peraturan Kemenkes. Jika di atas 85 persen, rumah sakit tidak bisa lagi menerima pasien,” tandasnya. (Hrs)





