BOGORONLINE.com, PARUNGPANJANG – Acara pisah sambut Komando Rayon Militer (Danramil) 2119 Parungpanjang di aula kantor Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor, berjalan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan, Rabu 02/06/2021.
Kapten Inf Mulyadi menjabat Danramil 2119 Parungpanjang menggantikan Kapten Infrantri Agus Purnama yang berpindah tugas menjadi Danramil 2114 Ciampea kodimĀ 0621 Kabupaten Bogor.
Agus menyampaikan, dirinya berterimakasih kepada masyarakat yang telah membantunya dalam menjalankan tugas di wilayah Kecamatan Parungpanjang.
“Saya ucapkan banyaknya terimakasi untuk masyarakat Parungpanjang, karena selama menjalankan tugas di wilayah Kecamatan Parungpanjang sangat dibantu oleh masyarakat, “ujar Agus.
Selain itu, dia juga menyampaikan, selama dirinya bertugas di Parungpanjang tidak ada masalah yang sangat serius dihadapi dan dukungan masyarakat pun sangat bermanfaat selama masa tugasnya.
“Saya disini memimpin Parungpanjang, merasa nyaman karena semuanya baik dan tidak neko-neko. Saya berharap, pak Danramil pengganti saya pun, sama seperti saya, “tuturnya.
Sementara itu, pengganti Kapten Infrantri Agus Purnama, kapt Inf Mulyadi yang tadinya bertugas Danramil Cinangka 3205 adalah satuan yang di tingkatan kecamatan Cinangka Kabupaten Serang di bawah kendali Komando Distrik Militer (Kodim) 0623 Cilegon.
Mulyadi menyampaikan, dirinya siap untuk bekerjasama dengan unsur pemerintahan kecamatan dan polsek setempat dan stakeholder lainnya dalam menjalankan tugas dalam menciptakan parungpanjang lebih kondusip.
“Dimasa pandemi covid 19, saya akan berusaha dengan unsur kecamatan Parungpanjang, akan berusaha menerapkan prokes dengan ketat di setiap tempat fasilitas umum seperti pariwisata, pasar dan stasiun ini sudah berjalan,”terangnya.
Di tempat yang sama, Camat Parungpanjang Icang Aliyudin juga munuturkan, pisah sambut di jajaran TNI Polisi, PNS, dalam mutasi, rotasi, dan promosi itu hal biasa.
“Pisah sambut ini adalah ditempat yang baru harus tetap dijalankan, kedisplinan dengan adanya Danramil baru, mudah-mudahan ada hal yang baru karena tingkat kerawanan di Parungpanjang ini cukup tinggi, “katanya.
Icang menambahkan, pungsi TNI adalah menjaga kewilayahan, kalau kaitan pelanggaran-pelanggaran pidana itu oleh kepolisian, sementara kita pemerintah bagaimana cara untuk membangun pemerintahan ini maju.
“Kemajuan pembangunan di wilayah ini, harus didukung dari keamanan wilayah dan keamanan kemasyarakatan. Jadi di tingkat kecamatan ini ada tiga jajaran yang bisa bersinegi, “pungkasnya. (Mul)





