by

Pemkot Bogor Masih Optimalkan BTT untuk Penanganan Covid-19

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor saat ini masih mengoptimalkan anggaran belanja tidak terduga (BTT) untuk penanganan Covid-19 pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayahnya. Alokasi anggaran BTT yang tersedia Rp31 miliar.

“Kalau refocusing (anggaran) pertama dan kedua sudah saat bulan Februari kemarin. Untuk sekarang terkait dengan penanganan PPKM Darurat masih menggunakan BTT. Jadi belum mengarah ke refocusing lagi,” kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Kota Bogor Rudi Mashudi, Kamis (8/7/2021).

Meski begitu, pihaknya akan melihat perkembangan situasi Covid-19. Sehingga tidak menutup kemungkinan dilakukan refocusing kembali apabila ada kebutuhan terkait langkah-langkah darurat untuk penanganan Covid-19.

“Kalau perkembangannya tidak baik, ada kebutuhan terkait dengan langkah-langkah darurat yang dilakukan, kemungkinan ada (refocusing). Tapi sampai saat ini belum ada langkah (refocusing),” terangnya.

Sebelumnya, ada beberapa kegiatan yang terkena kebijakan refocusing anggaran pada tahun ini. Seperti anggaran perjalanan dinas dan lainnya. Ia mengatakan, ada juga beberapa kegiatan yang tetap masih berjalan sesuai program yang ada.

“Yang masih berjalan, Masjid Agung, Alun Alun, kegiatan di dinas-dinas masih berjalan. Untuk (penataan) Suryakencana terakhir itu lelang, teknisnya di Dinas PUPR,” ucapnya.

Rudi juga mengatakan, untuk pembangunan Masjid Agung masih akan dilanjutkan masuk dalam program pada 2022 mendatang. Selain itu, kegiatan pembebasan tanah untuk Jalan Regional Ring Road (R3).

“Tahun 2022 proyek strategis tetap dilanjutkan, Masjid Agung, jalan R3. Untuk Masjid Agung kebutuhan tambahan sekitar Rp50 miliar. R3 sekitar Rp50 miliar diupayakan untuk 1,6 kilometer,” tutur Rudi. (Hrs)

ARTIKEL REKOMENDASI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *