BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Ardani Yusuf terus memantau perbaikan di lokasi kebocoran pipa transmisi air baku 1000 milimeter jalur Intake Ciherang Pondok-IPA Dekeng. Terbaru, pipa yang berada di area pembangunan double track kereta Bogor – Sukabumi ini selesai diperbaiki pada Selasa (20/7/2021) pagi dan langsung dilakukan percobaan pengaliran air untuk pengecekan pipa dan kebocoran.
“Selamat pagi sobat Tirta Pakuan Kota Bogor, alhamdulillah klem sadel yang direncanakan kemarin sudah terpasang. Saat ini tengah mengencangkan baut, yang kemarin Senin (19/7/2021) pengerjaan dimulai pukul 21.00 WIB dan baru selesai saat ini Selasa (20/7/2021) pukul 06.00 WIB,” kata Ardani didampingi jajaran manager teknik kepada wartawan pada Selasa (20/7/2021) pagi.
Ardani melanjutkan, untuk tahapan selanjutnya pihaknya akan membuka aliran pipa air baku 1.000 mm secara bertahap, mudah-mudahan tidak ada kendala dan IPA Dekeng dapat kembali mengolah air.
“Namun kami akan buka secara bertahap dengan 150 liter per detik, untuk dilihat apakah ada terjadi kebocoran atau tidak di bekas perbaikan,” jelasnya.
Ardani minta bantuan doa dari masyarakat Kota Bogor untuk tim perbaikan, mudah-mudahan cepat berlalu. Recovery diprediksi bisa dua sampai tiga hari, beberapa reservoar yang dimiliki mudah-mudahan segera kembali normal seperti biasa.
“Saat ini kami masih mengolah 600 liter per detik dimana wilayah yang mengalir ke wilayah rendah. Sehingga ada beberapa yang sudah menerima aliran air,” terangnya.
Ardani juga menyampaikan, terkait masih dengan kondisi saat ini, pihaknya masih menyediakan tangki air. Dari PT Adhi Karya membantu penambahan 14 truk tangki yang siaga.
“Sehingga ada 27 armada tangki air kalau membutuhkan bisa dihubungi call center Tirta Pakuan Kota Bogor,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Bagian Jawa Barat, Erni Basri mengatakan, mohon doanya untuk kejadian kebocoran pipa Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, semoga penanganan berjalan lancar dan masih proses.
“Untuk evaluasi kami akan update kalau sudah ada. Salam sehat,” singkat Erni kepada wartawan pada Senin (19/7/2021) malam. (Hrs)





