by

Lindungi Aset Daerah, Atty Somaddikarya: Fraksi PDI Perjuangan Usulkan Raperda

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi PDI Perjuangan Atty Somaddikarya kembali angkat bicara seputar aset Pemerintah Kota Bogor. Menurutnya, aset daerah adalah aset yang harus dijaga dengan serius, pun aset tidur harus diberdayakan agar bisa menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD).

Selain itu, aset yang seharusnya difungsikan untuk fasilitas sosial (fasos), seperti lahan tempat pemakaman umum harus dikawal bahwa benar fasos yang diterima pemkot benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, lanjut Atty, Rabu (24/11/2021).

Ditegaskan dia, persoalan aset bukanlah persoalan yang hanya diperjuangkan sesaat tetap perjuangan yang butuh kerja keras dan tanggungjawab semua pihak.

“Fungsi pengawasan soal aset tidak bergerak pada aset tidak terdaftar dalam neraca aset milik daerah bukan hanya tugas DPRD tapi banyak pihak. Sebab, kepentingan ini harus ditempatkan pada kepentingan yang lebih umum yaitu untuk kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, politisi yang akrab disapa Ceu Atty itu menyinggung aset-aset yang dikelola pihak ketiga yang bukannya menambah PAD, malah menjadi sebuah kerugian. Diantaranya, sebut Atty, aset tanah Gedung Wanita.

“Salah satu contoh adalah Gedung Wanita, gedung tersebut dikelola sebuah yayasan tidak membayar retribusi selama 14 tahun, padahal harga sewa sangat murah bahkan dibawah harga sewa paling minim, saya anggap,” tukas Atty.

Pengeloaan dan pemeliharaan aset yang tidak serius dijalankan, imbuhnya, akan menambah daftar kerugian yang panjang dan warisan tata kelola aset yang amburadul di Kota Bogor.

Untuk itu, Atty menyampaikan, bahwa Fraksi PDI Perjuangan Kota Bogor mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pedoman Perlindungan Aset Daerah untuk menjadi payung hukum dan regulasi menjadi kekuatan untuk bisa mempertahankan aset daerah kedepan.

“Jadi Raperda soal aset ini akan menjadi inisiatif DPRD Kota Bogor ditahun 2022,” kata Atty.

Ia menegaskan, bahwa usulan Raperda ini satu bukti keseriusan dengan tujuan menyelamatkan aset-aset milik Pemkot Bogor. “Dan secara tidak langsung ini merupakan wujud nyata dan upaya perbuatan bela negara,” pungkasnya. (Hrs)

ARTIKEL REKOMENDASI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *