Cibinong- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akhirnya membuka suara tentang rusaknya ruas Jalan Warung Borong – Rancabungur (Pasar Ciampea) di Kecamatan Ciampea menyusul adanya aksi demonstrasi yang dilakukan pada Selasa (10/5).
Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengaku bahwa jalan tersebut akan dilaksanakan peningkatan Jalan pada pertengahan bulan Juni 2022. Betonisasi Jalan tersebut dilakukan sepanjang 2,3 KM dengan lebar sesuai existing dengan anggaran Rp.7.994.247.750.
Ia meminta masyarakat bersabar karena pengerjaan tersebut harus melalui prosedur yang berlaku. Iwan juga mengaku peningkatan Jalan itu sudah dianggarkan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).
“Ruas jalan ini, digunakan oleh masyarakat sebagai akses utama ke Pasar Ciampea. Selain itu, masyarakat juga menjadikan jalan ini sebagai jalan alternatif menghindari kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Nasional,” kata Iwan, Rabu (11/5)
Sementara, Sub Koordinator Pelaksanaan Pembangunan Jalan dan Jembatan, Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Heru Haerudin mengungkapkan, saat ini sudah berproses dan sudah ada pemenang lelangnya, kini sedang proses penerbitan Surat Penunjukan Penyedia Barang dan Jasa (SPPBJ).
Menurutnya, penerbitan SPPBJ ke pelaksanaanya harus melalui Jaminan Pelaksanaan dulu, jika sudah ada, kemudian dilakukan tanda tangan kontrak dan Peninjauan Lapangan Bersama (PLB).
“Insyaallah bisa secepatnya kita laksanakan, perkiraan paling cepat di minggu kedua bulan Juni 2022,” terang Heru.
Sebelumnya, sejumlah warga melakukan demonstrasi di Jalan Warung Borong dengan menanam pohon pisang di tengah jalan dan menabur ikan lele di jalan rusak tersebut. Para demonstrasi itu mengaku jalan rusak tersebut bak seperti kubangan kerbau.





