Cibinong – Warga Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor mengaku kecewa dengan kebijakan Pemerintahan Desa Cimandala yang telah menerapkan pungutan uang Rp.100.000 untuk administrasi pemakaman setiap tahunnya. Menurut warga, sebelumnya tidak ada pungutan berbentuk sumbangan apapun.
Adanya pungutan tersebut warga menilai pekerjaan Kepala Desa Cimandala yang buruk.
”Selama setahun menjabat, belum ada prestasi yang ditunjukan oleh kepala desa Cimandala. Seharusnya program program pemerintahan desa bermanfaat untuk masyarakat bukan malah menyulitkan dengan menambahkan beban keuangan,” Tegas M. Burhani salah seorang Tokoh Masyarakat di Desa Sukaraja.
Kekecewaan warga atas pungutan tersebut, masih kata Burhani, ditunjukan warga melalui aksi protes dan sejumlah keluhan. Kondisi sulit yang warga rasakan akibat Pandemi Covid 19 yang membawa dampak ekonomi yang sulit. Ditambah lagi dengan beban pungutan yang dibebankan pemerintah kepada warga.
“Seharusnya pemerintah memiliki inisitif mencari terobosan berupaya meningkatkan pendapatan warganya , bukan malah memberi beban baru kepada warga,“ tegas Burhani.





