CIBINONG – Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan akhirnya melantik empat Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Bogor. Pelantikan dilaksanakan di Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Selasa (22/11).
“Yang pertama kami ucapkan selamat mengemban tugas buat para direktur yang baru saja dilantik dan mudah-mudahan 4 direktur ini bisa menjalankan amanah penuh tanggung jawab untuk meningkatkan kapasitas dan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Bogor,” ujar Iwan.
Empat Direktur tersebut yakni, Yukie Meistisia Anandaputti Satoto untuk Dirut RSUD Cibinong, Fusia Mediawaty Dirut RSUD Ciawi. Lalu ada Vitrie Winastri sebagai Dirut RSUD Leuwiliang dan Kusnandi sebagai Dirut RSUD Cileungsi. Empat Dirut ini hasil seleksi open bidding yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor beberapa bulan lalu.
Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan langsung memberikan PR (Pekerjaan Rumah, red) kepada empat dirut yang baru dilantiknya. Ia meminta agar empat dirut ini langsung bekerja untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih maksimal.
“Saya juga tahu kekosongan ini beberapa bulan, kekosongan direksi ini pasti berdampak terhadap kualitas pelayanan terhadap masyarakat. Karena kalau tidak salah sudah hampir tiga kali memperpanjang Plt nya,” kata Iwan.
Ia juga meminta rumah sakit ini bukan hanya melaksanakan kegiatan-kegiatan di internal, tetapi pelayanan terhadap orang yang datang di rumah sakit. Iwan meminta kontribusi para empat direktur rumah sakit ini berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan.
“Bagaimana memberikan pelayanan ke masyarakat langsung, bukan hanya menunggu pasien datang tapi juga berkoordinasi dengan dinkes ini untuk penguatan di puskesmas-puskesmas,” paparnya.
Empat dirut baru ini diminta untuk menangani pandemi Covid -19 yang sudah mulai meningkat lagi. Sehingga masyarakat pun tidak kembali terpapar Covid-19.
“Kita sudah cukup berpengalaman tiga tahun terakhir. Bagaimana kita berkecimpung menangani covid-19. Saudara saudari ini sudah lama di rumah sakit pasti sudah tahu apa yang bisa anda lakukan,” papar Iwan.
Begitu juga dengan persoalan stunting, lanjut Iwan, pemerintah pusat ini sudah melakukan penanganan stunting, ia meminta agar dirut-dirut baru ini memberikan solusi atas penanganan stunting di Kabupaten Bogor.
“Berikan kami solusi berikan kami bagaimana langkah-langkah kebijakan yang harus diambil oleh pemerintah karena yang namanya kesehatan itu domainnya ada di dinas kesehatan dan di rumah sakit. Itu penting supaya langkah-langkah yang dilaksanakan ini bisa dengan cepat menangani permasalahan stunting di Kabupaten Bogor,” ungkapnya. (*)





