Cibinong – Hari Peringatan Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2022 dijadikan momentum evaluasi oleh Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Diketahui, dua kepala daerah di Kabupaten Bogor telah terjerumus dalam kasus korupsi, yakni Bupati Bogor periode 2013-2018 Rachmat Yasin dan Ade Yasin periode 2019-2022. Keduanya dicocok KPK saat mengemban amanah sebagai orang nomor satu di Kabupaten Bogor.
“Sebagai Plt ini harus punya integritas, dan saya dengan sekda serta jajaran, ayo kita kerja dengan mengedepankan integritas, transparansi. Serta, saran dan arahan dari KPK kita ikuti,” kata Iwan, Jumat (9/12/2022).
Menurutnya, kasus tindak pidana korupsi di Kabupaten menjadi pekerjaan rumah yang harus dibersihkan oleh kepemimpinannya.
buy tadacip online https://gilberteyecare.com/wp-content/themes/twentytwentyone/inc/php/tadacip.html no prescription
Tak hanya itu, Iwan juga mengaku harus bersikeras untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap para pejabat dan kelapa daerah di Bumi Tegar Beriman.
“Saya harus jadi simbol perubahan dengan jajaran ke bawah. Saya Plt Bupati jajaran ke bawah harus berubah dari yang disampaikan kepercayaan publik rendah,” paparnya.
Kata Iwan, tindak pidana korupsi yang menjadi catatan KPK dan kerap terjadi di pemerintahan yakni soal rotasi-mutasi jabatan
“Melihat dari strukrur permasalahan yang domainnya ada di KPK, satu tentang rotasi dan mutasi jabatan itu rentan dari kasus-kasus,” ungkapnya
Kedua, kata Iwan, penyelenggaraan dan penggunaan barang dan jasa juga acapkali dijadikan sasaran untuk korupsi.
“Itu aja yang harus kita lakukan bagaiamana upaya itu harus diminimalisir dan juga perizinan juga harus dilihat jangan seolah-olah perizinan ini tertutup,” paparnya.





