Karya Dramatis Uie Dipajang di Pameran Seni Rupa Bogor

BOGORONLINE.com – Para pelukis dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam pameran seni rupa Bogor bertajuk “Catatan Akhir Tahun” yang digelar Rumah Kreatif Dara di Lippo Ekalokasari Plaza, Kota Bogor. Salah satunya, Supriyadi Hidayat.

Pria kelahiran Cilacap yang kini menetap di kota berjuluk Kota Hujan ini memamerkan dua hasil karya lukisan berjudul Why How Our dan Re Lung.

“Aku pribadi menampilkan karya dramatis apa yang aku tangkap selama dua tahun kebelakang tentang semua yang kita alami, pasti semua ngerasain,” katanya saat pembukaan pameran, Sabtu (17/12/2022).

Ia mengatakan, karya lukisan yang pertama dengan judul Why How Our atau Mengapa Bagaimana Kita, dengan konsep diambil dari ketimpangan sosial yang terjadi di dua tahun tersebut.

Sementara karya lukisan kedua yang dipamerkan berjudul Re Lung, yang merupakan lanjutan dari karya lukisan pertama.

“Re Lung ini masih nyambung dengan Why How Our, cuman ada sub judul, yaitu Re Lung. Re itu kembali, Lung dalam bahasa Indonesia itu paru-paru,” katanya.

“Jadi pengen kembali menghirup udara segar, selama dua tahun ini yang ngerasain bagaimana di karya pertama tentang adanya virus corona yang membelenggu,” imbuhnya.

Baginya, untuk memvisualkan sebuah karya seni lukis hitam putih di kanvas berukuran 50×50 sentimeter ini hanya satu minggu. Namun yang memakan waktu lama itu chemistry untuk membuat visualnya.

“Iya untuk mendapatkan chemistry untuk membuat visual itu lumayan butuh waktu lama, bisa tiga bulan atau mungkin dua tahun,” ungkap Supriyadi.

Dalam pameran kali ini, Uie sapaan karibnya mengaku tidak menjual hasil karya lukisannya. Ia memasarkan karya lukisannya dalam bentuk cetak pada kaos yang dihargai Rp299.000.

“Untuk di sini aku tidak menjual karya originalnya, hanya karya yang dicetak di kaos sebagai merchandise dan itupun limited edition,” katanya.

Pameran seni rupa Bogor berkerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim.

Adapun kegiatan yang berlangsung selama dua pekan 17 Desember 2022 sampai 1 Januari 2023 diikuti 33 perupa dari Bogor, Depok, Jakarta dan Bandung. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *