Wandik Bikin Strategi Percepatan Kenaikan RLS di Kabupaten Bogor   

Kab Bogor619 views

 

Cibinong – Dewan Pendidikan (Wandik) membuat strategi percepatan kenaikan rata-rata lama sekolah (RLS) untuk mendukung kualitas Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bogor.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bogor, Drs. H. M Takiyuddin Basri menyebut, percepatan kenaikan RLS itu dilakukan secara kolaboratif dengan pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Bogor.

 

“Seperti di Sukamakmur, RLS nya masih rendah, jadi kita kolaborasi dengan Camat Sukamakmur dan Paguyuban Kepala Desa Sukamakur untuk melaksanakan pemodelan kerjasama bertujuan mendorong tercapainya kualitas pendidikan di daerah tersebut,” Kata Takiyuddin, Jumat (9/12/2022).

 

Di sana, kata dia, para pekerja di sana kebanyakan bekerja di sektor pariwisata. Sehingga, Wandik Kabupaten Bogor pun berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor untuk membuat model baru agar para pegawai yang masih memiliki pendidikan rendah bisa kembali mendapat pendidikan lebih tinggi.

 

“Kita juga berkerjasama dengan PKBM Sukamakmur, Asosiasi Usaha Pariwisata Sukamakmur,” paparnya.

 

Selain itu, Wandik juga berinovasi membuat aplikasi sistem informasi data sekolah yang diberi nama SATU TAS (Satu Tombol Untuk Data Sekolah) agar seluruh data sekolah bisa diakses satu pintu.

 

“Informasi data yang berkaitan dengan kondisi sekolah diantaranya Gedung, isinya, tenaga pendidik dan kependidikan, peserta didiknya, sarana dan prasarananya, capaian prestasi akademiknya dan non akademiknya dapat diakses dan disajikan secara real time dengan mudah,”paparnya.

 

Data itu, kata dia, bersumber dari Big Data Dinas Pendidikan sehingga setiap kebijakan pemangku kepentingan pendidikan memiliki sumber data yang valid dan reliabel dalam menyusun perencanaan dan kebijakan pendidikan yang berdasar basis data yang akurat.

 

“Utamanya dalam mengukur capaian kualitas pendidikan, pemerataan dan akses pendidikan, sarana dan infrastruktur pendidikan di Kabupaten Bogor, serta dapat diakses dengan mudah bagi pemangku kepentingan dan publik yang memerlukan data persekolahan,” ungkapnya.

 

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin menyebut, Pemkab Bogor mengapresiasi langkah dewan pendidikan dalam Optimalisasi sistem informasi data dan percepatan kenaikan RLS itu.

 

Menurutnya, Pemkab Bogor juga tak pernah absen untuk mempercepat kenaikan RLS di Bumi Tegar Beriman.

 

“Berbagai hal untuk meningkatkan rata-rata lama sekolah ada bantuan pondok pesantren, terus ada juga program PKBM, terus mendorong paket A B dan C. Jadi bagi anak yang putus sekolah bisa juga ngambil paket,” paparnya.

 

Tak hanya itu, pihaknya juga telah membuat program beasiswa untuk para pelajar di Kabupaten Bogor agar para pelajar tidak putus sekolah karena faktor ekonomi.

 

“Makanya di visi misi kita, salah satunya untuk Bogor cerdas dan itu mendorong rata-rata lama sekolah, itu program kita,” tukasnya.

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *