Bogor, BogorOnline.com – Pernyataan Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan, yang kaget mendengar anggaran hibah untuk Karang Taruna (Katar) Kabupaten Bogor dipangkas, namun kini belum ada tindak lanjut atas aduan para pemuda Karang Taruna itu, saat Latihan Kaderisasi Karang Taruna, di Cisarua Puncak Bogor di tahun 2022 lalu.
Pasalnya, anggaran Karang Taruna yang tidak sampai di angka 300 juta rupiah tersebut, nominalnya itu tidak cukup untuk menunjang program kerja organisasi kepemudaan Karang Taruna.
Maka dari itu, Plt.Bupati Bogor, Iwan Setiawan berencana akan menganggarkan APBD atau hibah sebesar Rp 3 miliar di tahun yang akan datang.
Namun, anggaran yang akan diperjuangkan olehnya bukan tanpa catatan, dirinya menginginkan segala kegiatan yang dilakukan oleh Karang Taruna harus rasional dan bisa dipertanggungjawabkan.
“Tadi saya tanya ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor hibahnya Rp 1,5 miliar. Dan saya sampaikan ke depan bisa saja ditambahkan Rp 3 miliar, asalkan bisa dipertanggungjawabkan dengan baik,” kata Iwan Setiawan saat menghadiri Latihan Kader Karang Taruna, Jumat (18/11/2022) silam.
Namun sayang seribu sayang, sampai hari ini, Organisasi Plat Merah tersebut masih belum mendapatkan Anggaran APBD yang di janjikan Plt Bupati Bogor, sehingga Organisasi yang di naungi Kemensos dan Kemendagri tersebut menjerit, bagaikan Anak yang ditinggalkan Orangtuanya.
Menurut Iwan Setiawan, anggaran (APBD) dari pemerintah itu untuk masyarakat, dan masyarakat yang dimaksud itu banyak, salah satunya dari Karang Taruna.
Tetapi programnya harus rasional, harus betul-betul memajukan serta bermanfaat untuk pemuda maka hal itu bisa saja diwujudkan penambahan anggaran tersebut.
“Kenapa tidak untuk kita tambahkan (anggaran itu), yang penting didalam penyusunan RAB-nya bisa dipertanggungjawabkan dan bisa meyakinkan kepada kami bahwa ini bisa dilaksanakan, mendapatkan output income yang jelas buat generasi muda, intinya tepat sasaran,” ungkapnya.
Mendengar adanya wacana tersebut, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Irfan Darajat mengaku senang dan berharap apa yang disampaikannya itu dapat terealisasi.
Namun, dirinya menyadari anggaran yang diwacanakan itu harus berbanding lurus dengan apa yang diharapkan oleh pemerintah, seperti halnya kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan sekarang ini tidak lagi soal kepemimpinan manajemen organisasi tetapi lebih kepada kewirausahaan, termasuk pemanfaatan era digital saat ini.
“Di era digitalisasi sangat penting guna meningkatkan kesejahteraan para pengurus Karang Taruna ke depan,” kata Irfan, Selasa 27 Juni 2023.





