Akibat Dugaan Pencemaran Aliran Anak Sungai Cisadane oleh Perusahaan Produsen Ikan Sarden, Masyarakat Pasir Muncang Bogor Alami Penyakit Budukan

Caringin, BogorOnline.com – Ironis, masyarakat Desa Pasir Muncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, kembali harus menghirup bau tak sedap dari sisa limbah PT. Darma Mulia Makmur (DMM) yang diduga semakin memperparah aliran kali Cikalang sebagai anak dari sungai Cisadane Bogor.

Menyikapi itu, Ketua Himpunan Petani Peternak Millenial Indonesia (HPPMI) Kabupaten Bogor, Yusup mengatakan, bahwa di minggu-minggu ini aroma bau tak sedap dan busuk menyengat kembali harus dialami masyarakat tempatnya tinggal.

“Kami warga desa Pasir Muncang, sangat-sangat kecewa terhadap instansi terkait terutama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor dalam menangani persoalan masyarakatnya tersebut,” kata Yusup kepada wartawan media ini, Sabtu (26/8/23).

Alhasil, lanjut Yusup, dampak dari pencemaran yang disinyalir sengaja dilakukan ole perusahaan produsen ikan sarden kemasan dalam kaleng itu, menyebabkan masyarakat setempat yang notabane menggunakan air sumur menjadi mengalami penyakit kulit.

“Dampak dari pencemaran yang mengakibatkan, warga buduk-buduk, gatel dan juga korengan di badannya,” tegas Yusup.

Menurut Yusup, hal ini terjadi hingga berkelanjutan lantaran instansi berwenang di lingkup pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terkesan acuh dalam menangani keluhan dari masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan di aliran kali Cikalang.

Terlihat Masyarakat Desa Pasir Muncang, Kecamatan Caringin, Bogor, yang Notabane berada diarea PT. Darma Mulia Makmur, harus menutup hidung saat menunjukkan aliran kali Cikalang diwilayah tempat mereka tinggal yang diduga telah tercemar limbah dari produksi perusahaan berprodusen ikan kemasan dalam kaleng tersebut. (Foto Istimewa)

“Dinas Lingkungan Hidup sangat lamban terhadap kasus pencemaran kali di daerah kami. Maka kami berencana akan melayangkan surat aduan kepada intansi terkait, yang di wadahi oleh HPPMI Kabupaten Bogor,” kecam Yusup.

“Dan kami berencana meminta Scupindo untuk mengambil sampel air, untuk nanti nya di jadikan sebagai alat bukti laporan kepada kepolisian Republik Indonesia (Polri) terhadap oknum-oknum perusahan yang dengan sengaja membuang limbah ke kali ini. Kami juga meminta seluruh perusahaan untuk di investigasi oleh instansi terkait,” sambungnya mengakhiri.

Disisi lain, saat wartawan media ini hendak mengkonfirmasi kepada salah seorang dari manajemen PT. Darma Mulia Makmur yang diketahui bernama Hendra enggan menjawab konfirmasi yang dilayangkan atau terkesan bungkam, hingga berita ini ditayangkan.

Untuk diketahui, Masyarakat Desa Pasir Muncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, keluhkan adanya dugaan pembuangan limbah perusahaan ke aliran sungai setempat ditempat mereka tinggal.

Dimana, perusahaan produsen ikan sarden kemasan itu sengaja membuang limbah hasil produksinya tersebut, merupakan dari PT. Darma Mulia Makmur berkedudukan di Gg. Telkom No.16, Pasir Muncang, Kec. Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16730.

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *