Auryn Vientania atau yang kerap disapa Aurie adalah seorang penulis yang berasal dari Surabaya. Lahir di Jombang pada tanggal 15 Oktober 2004, saat ini Aurie berusia 19 Tahun dan sedang menempuh pendidikannya sebagai seorang Mahasiswi.
Aurie mulai menulis sebuah cerita yang dipublikasi di Twitter atau yang lebih sering dikenal dengan Alternative Universe (AU) ketika ia duduk di bangku SMA tepatnya kelas 11. Cerita tersebut adalah tulisan yang pertama kali ia berani publikasikan. Berkat keberaniannya itu, beberapa penerbit buku mulai menghubunginya untuk melakukan kerja sama dan ia merasa sangat beruntung telah mengambil langkah tersebut. Buku pertama yang berhasil diterbitkan yakni berjudul “Alster Lake”, terbit pada tahun 2021 lalu.
Ketertarikannya untuk menulis novel Alster Lake dimulai dari latar tempat yang ia ambil yaitu danau Alster yang berlokasi di Kota Hamburg, Jerman. Aurie mengatakan bahwa sejak kecil ia suka sekali dengan hal-hal yang berbau Eropa. Dari beberapa negara di Eropa, ia jatuh cinta dengan Jerman. Menurutnya, Jerman memiliki kultur dan budaya yang sangat kuat dan kuno karena ia mayakini bahwa bangunan-bangunan tua dan hal-hal yang kuno memiliki banyak cerita dalam setiap objeknya.
Namun tentunya, dalam menulis buku pertamanya ini, Aurie mengalami beberapa kesulitan yaitu ketika mengalami writers block, yang saat itu belum bisa ia temukan solusinya. Aurie mengatakan bahwa ia menyebut buku Alster Lake adalah awal dari menulis terberat, dimana ia belum begitu tahu banyak tentang tulis menulis naskah buku. Aurie juga merasa sedikit kesulitan ketika menggambarkan bagaimana kota- kota di Jerman itu sendiri, karena ia hanya mengandalkan internet dan belum memiliki pengalaman di Jerman. Namun saat ini Aurie mengatakan, karena ia sudah menemukan cara bagaimana menulis atau bahkan menggambar dengan gayanya sendiri, itu jauh membuatnya lebih nyaman. Ia dapat menulis dan membuat cerita atas keinginannya sendiri dan menuntaskan sebuah naskah tanpa tekanan.
Berkat kerja kerasnya saat itu, Alster Lake telah mendapat 135 ribu likes, 58 ribu posting ulang, dan 19 ribu komentar pada laman Twitter pribadi Aurie yaitu @/auriesa. Alster Lake juga telah terjual sebanyak 50.000 eksemplar dan menjadi salah satu Best Seller pada jajaran-jajaran buku yang telah terbit dan didistribusikan pada toko buku besar seperti Gramedia. Saat ini, Bukune, selaku penerbit buku yang ia tulis telah mengeluarkan cover baru atau sampul buku baru untuk Novel Alster Lake yang sudah diterbitkan pada 2 Februari 2024 ini. Pencapaian Novel Alster Lake ini juga berkembang pada situs Goodreads karena telah diulas lebih dari 1.300 pembaca.
Kesuksesannya tidak hanya berhenti disitu saja. Pada tahun 2022 lalu, Aurie menerima tawaran penerbitan lagi untuk melanjutkan kisah Dean dan Alea dari Alster Lake universe yang telah sukses sebelumnya. Untuk buku keduanya ini, ia menyebutnya buku ilustrasi yang berjudul “Turning Page”. Cita-citanya untuk menjadi penulis dan ilustrator perlahan tercapai. Setelah menerbitkan buku keduanya, ia mulai menemukan bagaimana cara agar tulisannya memiliki ciri khas tersendiri. Turning Page telah berhasil diterbitkan pada 2022 lalu dan terjual sebanyak 20.000 eksemplar dan lagi-lagi menjadi jajaran buku Best Seller.
Di tahun yang sama, Aurie sukses menerbitkan kembali buku yang berjudul “If We Make It Through December”. Di buku ketiganya ini, di deskripsikan sebagai buku antologi yang berkolaborasi dengan teman-teman penulis lainnya. Buku ini telah terjual sebanyak 5.000 eksemplar. Di tahun selanjutnya, pada tahun 2023, Aurie kembali berkarya dengan menerbitkan buku ke-empatnya yang berjudul “When we Were Young”. Buku itu ia persembahkan untuk sahabat-sahabatnya yang telah mendukungnya untuk terus menulis semenjak di bangku SMP.
Aurie mengatakan bahwa sampai saat ini, ia akan selalu dan masih belajar untuk menulis yang baik dan lebih baik lagi kedepannya.
Saat ini, Aurie sedang mengerjakan karya terbarunya yang telah dipublikasikan di akun Twitter pribadi miliknya yang berjudul “Vienna To Earth, P.s. from Alster Lake”. Dalam perjalanannya, Aurie juga kerap membagikan momen-momen atau karya-karya buatannya pada laman Instagram pribadinya yaitu @/auriediary. Ia juga membagikan hasil gambar atau sketch pribadinya melalui Instagram @/auriesketch.
Dalam perjalanannya, Aurie mengatakan bahwa “I’m doing what little me dreamed of” adalah sebuah kata-kata yang menjadikan menulis sebagai motivasinya. Ia berharap tulisan yang telah ia buat dapat menemani, menghibur dan berkesan serta membekas dengan baik. Ia juga berharap dapat berkembang dan mempelajari banyak hal. Kedepannya, ia ingin menjadi seorang full-time writer karena menjadi penulis adalah suatu hal yang sangat berkesan dalam hidupnya, sebab itu adalah impiannya sejak kecil yang sudah terwujud.
Naskah dan Foto : Aisy Andini Savitri (Mahasiswi Komunikasi Digital dan Mesia Sekolah Vokasi IPB University)





