Longsor di Kelurahan Curug, BPBD Kota Bogor Lakukan Penanganan Cepat

BOGORONLINE.com – Cuaca ekstrem kembali menyebabkan bencana alam di Kota Bogor. Hujan dengan intensitas sedang pada Sabtu, 30 November 2024, mengakibatkan longsor di Kampung Got, RT 002/RW 009, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat. Longsor terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, menimpa rumah milik Bapak Supriadi yang dihuni oleh dua kepala keluarga (7 jiwa).

Danru Piket Regu 3 BPBD Kota Bogor, Maruli Sinambela mengatakan, tim mendapatkan informasi melalui media sosial dari warga setempat pada Ahad, 1 Desember 2024, sekira pukul 17.55 WIB. Tim langsung bergerak ke lokasi pada pukul 18.10 WIB dan menyelesaikan penanganan awal pada pukul 18.55 WIB.

“Longsor dengan tinggi sekitar 5 meter dan lebar 15 meter ini mengakibatkan bagian dapur dan kamar mandi rumah milik korban ambruk. Beruntung, tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian ini. Namun, rumah korban termasuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),” ungkap Maruli.

Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kota Bogor segera melakukan assessment dan berkoordinasi dengan aparatur wilayah setempat untuk tanggap darurat. Bantuan berupa satu lembar terpal telah diserahkan kepada pihak terdampak untuk keperluan darurat.

“Selain memberikan bantuan, kami juga mencatat kebutuhan mendesak, yaitu terpal tambahan dan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) guna mencegah longsor susulan,” tambah Maruli.

Kejadian ini berdampak langsung pada tujuh jiwa yang tinggal di rumah tersebut, terdiri dari tiga laki-laki dan empat perempuan. Meskipun tidak ada korban yang mengungsi, kondisi rumah yang rusak parah membutuhkan perhatian serius.

Dalam penanganan ini, BPBD Kota Bogor melibatkan personel dari TRC-PB, yaitu Yandi Suryandi, Mulky Rhamdani, dan Muhamad Gery Alghifari. Dukungan juga datang dari perangkat RT dan RW setempat.

Maruli mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem.

“Kami mengingatkan warga, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor, untuk selalu waspada, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi,” tandasnya.

Laporan ini sekaligus menjadi pengingat bagi semua pihak untuk meningkatkan mitigasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam di Kota Bogor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *