Night Street Food Pasar Cileungsi Jadi Pusat Perputaran Ekonomi untuk Geliatkan UMKM Lokal 

 

 

 

Cileungsi – Perumda Pasar Tohaga Kabupaten Bogor kembali membuat pusat perekonomian rakyat dengan membuka Night Street Food atau kuliner malam di Pasar Cileungsi

 

Night Street Food yang diresmikan pada Rabu 11 Februari 2026 malam kemarin, menghadirkan puluhan pedagang jajanan lokal dengan ratusan pengujung ke Pasar Cileungsi.

 

Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan ikhtiar Tohaga untuk membuka ruang baru bagi pelaku usaha lokal agar bisa berkembang.

 

Menurutnya, program kuliner malam itu saat ini memasuki tahap grand opening yang telah diinisiasi Kepala Unit Pasar Cileungsi, Isni Jayanti.

 

“Ini adalah ikhtiar kami di Tohaga, dalam hal ini Tohaga Cabang Cileungsi untuk menggairahkan perekonomian rakyat. Kita menggairahkan UMKM, konteksnya kuliner,” ujar Haris pada Kamis, 12 Februari 2026.

 

Ia menuturkan, antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak hari pertama dibuka. Warga memanfaatkan ruang baru tersebut untuk berburu kuliner sekaligus menikmati hiburan yang disediakan di lokasi.

 

“Alhamdulillah hari ini teman-teman bisa lihat sendiri betapa antusiasnya warga sekitar. Ada ruang baru, bisa kuliner di situ, sekaligus ada hiburan juga. Mudah-mudahan ini konsisten, tidak hanya malam ini,” katanya.

 

Saat ini, kata Haris, kegiatan tersebut telah berjalan selama enam hari. Dari sekitar 120 tenant yang mendaftar, baru 26 tenant yang dapat diakomodasi pada tahap awal.

 

Seleksi dilakukan dengan memprioritaskan warga Cileungsi serta memastikan tidak ada produk yang sama agar pilihan kuliner lebih variatif.

 

“Prioritasnya harus warga Cileungsi. Kemudian supaya kompetitif tidak boleh ada satu produk yang sama, jadi variatif,” jelasnya.

 

Melihat tingginya animo, pihaknya berencana menambah ruang baru untuk menampung lebih banyak pelaku usaha. Bahkan, jumlah tenant ditargetkan bisa bertambah minimal menjadi 50.

 

“Masih ada space di kanan dan kiri yang memungkinkan untuk penambahan tenant. Karena teorinya, semakin banyak tenant bisa menjadi magnet orang bisa datang,” ujarnya.

 

Momentum bulan Ramadan yang akan datang juga dinilai menjadi peluang besar. Kawasan kuliner malam tersebut diproyeksikan menjadi alternatif warga mencari takjil hingga santapan selepas tarawih.

 

Untuk operasional, kuliner malam Tohaga Cileungsi dibuka mulai pukul 16.00 WIB hingga sekitar pukul 23.00 WIB atau sampai persediaan dagangan habis.

 

Ia mengaku, banyak tenant bahkan sudah kehabisan produk sejak pukul 19.00 WIB.

 

“Jam 7 sudah pada habis juga. Buat saya itu happy problem, artinya antusiasmenya luar biasa,” tutup dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *