Begini Alasan Jenal Mutaqin Tak Muncul di Balai Kota

BOGORONLINE.com – Ketidakhadiran Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, dalam sejumlah agenda resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memunculkan pertanyaan publik. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, memberikan penjelasan terkait kondisi terkini wakilnya.

Dedie menyampaikan klarifikasi usai menghadiri kegiatan Pekan Panutan Pajak di Plaza Balai Kota Bogor, Rabu (4/3/2026). Ia menegaskan bahwa absennya Jenal Mutaqin murni karena alasan kesehatan dan bukan disebabkan faktor lain.

“Pak Wakil Wali Kota sedang dalam keadaan sakit. Insyaallah, per hari ini atau dalam waktu dekat sudah bisa masuk kembali,” ujar Dedie kepada awak media di Balai Kota Bogor, Rabu (4/3/2026).

Menurut Dedie, berdasarkan informasi medis yang diterimanya, Jenal Mutaqin mengalami gangguan asam urat yang cukup serius. Selain itu, terdapat indikasi penurunan fungsi ginjal yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Dikonfirmasi bahwa beliau sakit asam urat dan ada potensi menurunnya fungsi ginjal. Seharusnya ini memang tidak boleh dipublikasikan secara mendalam, namun ini untuk menjawab pertanyaan rekan-rekan,” katanya.

Dedie mengakui bahwa secara etika medis, kondisi kesehatan seseorang merupakan ranah pribadi. Namun, ia memandang perlu memberikan penjelasan terbuka agar tidak terjadi simpang siur informasi di tengah masyarakat maupun di lingkungan Pemkot Bogor.

Meski Wakil Wali Kota belum dapat menjalankan tugas secara langsung di kantor, Dedie memastikan roda pemerintahan tetap berjalan normal. Koordinasi internal, termasuk pembahasan isu-isu strategis, tetap dilakukan melalui komunikasi daring dan jalur internal pemerintahan.

“Terkait komunikasi tetap lancar, tidak ada kendala dalam koordinasi pekerjaan,” tegasnya.

Pemkot Bogor berharap kondisi kesehatan Jenal Mutaqin segera membaik sehingga dapat kembali menjalankan tugas pemerintahan seperti sediakala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *